MEDIAAKTUAL.COM – TAKALAR :
Manajemen SPBU 74.922.05 Boddia, Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Sulsel, membantah tuduhan yang menyebut pihaknya “main mata dengan pelangsir dan melayani Suzuki Thunder berulang kali untuk BBM subsidi.
Bantahan tersebut, disampaikan menyusul pemberitaan salah satu media online yang tayang belum lama ini.
Dalam berita itu, SPBU Boddia dituding memfasilitasi praktik penimbunan BBM bersubsidi.
“Pemberitaan itu tidak sesuai fakta di lapangan. Kami tidak pernah main mata dengan pelangsir. Setiap kendaraan yang mengisi BBM, termasuk Suzuki Thunder yang disebut, tetap kami layani sesuai aturan dan kuota harian Pertamina,” tegas Yaya selaku pengawas SPBU Boddia, Minggu [7/6/2026].
Dijelaskan, Suzuki Thunder yang masuk ke SPBU adalah milik konsumen umum.
Selama kendaraan tersebut, memenuhi kriteria kendaraan roda dua dan tangkinya standar pabrik, pengisian dilakukan sesuai harga dan ketentuan yang berlaku.
“Tidak ada perlakuan khusus. Nozel, dispenser, dan CCTV kami semua aktif 24 jam. Semua transaksi tercatat di sistem Pertamina dan bisa diaudit kapan saja,” tandas Yaya.
Terkait tuduhan “berulang kali”, SPBU menyatakan konsumen berhak mengisi BBM selama masih dalam batas wajar dan kuota harian belum habis.
Jika ada indikasi modifikasi tangki atau jerigen, petugas sudah diinstruksikan menolak pengisian sesuai SOP Pertamina.
“Kami menyesalkan karena sebelum berita naik, pihak manajemen SPBU tidak dikonfirmasi untuk dimintai keterangan. Padahal kami selalu terbuka untuk klarifikasi,” katanya .
Yaya menyatakan, pihaknya tidak anti kritik. Nanun, tuduhan harus berdasar bukti.
“Kalau ada pelanggaran, silakan buktikan. Kalau tidak, kami minta nama baik SPBU dan karyawan diluruskan,” tegasnya.
Hingga berita ini dibuat, SPBU Boddia tetap beroperasi normal dan melayani masyarakat sesuai kuota BBM subsidi yang ditetapkan pemerintah.(red)
REDAKTUR : Rahman S Kulle
Langsung ke konten














