MEDIAAKTUAL.COM – TAKALAR :
Lesu dan kerasnya persaingan bisnis tempat hiburan malam di Kota Makassar, seorang pengusaha jeli membidik dengan membuka usaha THM di Desa Tamalate Galesong Utara (Galut) Kab.Takalar Sulsel
Sayang, kehadiran RATU Cafe dan Family Karaoke tersebut, justeru memicu kecaman dan sorotan warga setempat.
Pasalnya, selain sangat mengganggu ketentraman dan ketenangan warga pada jam istirahat, juga bisnis hiburan ini menodai nama baik daerah yang dihuni mayoritas umat muslim dan sebagai tanah bersejarah Galesong.
Bisa dibayangkan, jam operasional cafe ini melayani konsumen hingga larut malam bahkan kerap menembus hingga dini hari.
Yang jadi pertanyaan, kok aparat penegak hukum maupun pemerintah desa seakan melakukan pembiaran tanpa ada sanksi atau tindakan tegas kepada pihak pengelola cafe.
Makanya, jangan heran jika sebagian masyarakat Desa Tamalate berasumsi bahwa sekarang ini memang duit yang jadi ‘penguasa’.
“Sebagai wargayang berdomisili di Butta Bersejarah ini, rasa kepercayaanku sama pemerintah dan aparat penegak hukum sudah berkurang,” keluhnya, yang identitasnya minta dirahasiakan
Menurutnya, wilayah Galesong ini dihuni mayoritas orang muslim, sehingga dalam dugaan saya lebih memonopoli pengaruh materi sehingga aktivitas tempat hiburan malam ini bisa eksis beraktivitas, .
Ironisnya, RATU Cafe ini menyediakan ‘kupu-kupu malam’ alias Pramuria untuk melayani dan menghibur para ‘hidung belang’.
Juga, menyediakan minuman keras (Alkohol) dengan merek beragam jenisnya.
Hingga berita ini tayang, pihak pengelola belum memberikan keterangan resmi.
Pasalnya, MEDIA AKTUAL (Cetak & Online) beberapa kali melakukan konfirmasi namun Sang Juragan (Pemilik) tak pernah ada di tempat.
Seberapa hebatnya RATU Cafe ini bakal bertahan di tengah sorotan masyarakat Galesong, nantikan investigasi berikutnya.(Timred)
Langsung ke konten














