MEDIAAKTUAL.COM – GOWA :
Proyek Revitalisasi TK Nurul Taqwa yang berlokasi di Desa Paraikatte Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, disorot.
Pasalnya, Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Rakyat (PERAK) menemukan adanya dugaan pekerjaan pembesian yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya / RAB.
Berdasarkan pantauan di lapangan, struktur bangunan TK Nurul taqwa yang bersumber dari dana APBN tahun 2026 ini diduga menggunakan ukuran besi lebih kecil dari yang tercantum dalam kontrak.
Selain itu, jarak begel pada tiang kolom juga dinilai terlalu renggang.
“Yang kami temukan di lapangan sangat memprihatinkan. Pembesian tiang menggunakan besi dengan diameter di bawah spesifikasi RAB. Jarak begelnya juga tidak sesuai. Ini jelas mengurangi kekuatan dan mutu bangunan,” ujar Rahman Samad Divisi investigasi LSM Perak, 1/9/2026.
LSM Perak menilai, jika pembiaran ini terus terjadi maka kualitas bangunan tidak akan bertahan lama.
Padahal, bangunan tersebut diperuntukkan bagi anak usia dini yang rawan risiko keselamatan.
“Jangan sampai uang negara habis , tapi hasilnya bangunan yang membahayakan anak-anak. RAB itu wajib hukumnya dilaksanakan sesuai di lapangan, bukan hanya jadi dokumen di atas meja,” tegasnya.
LSM Perak mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Konsultan Pengawas, dan Aparat Penegak Hukum untuk segera turun melakukan pemeriksaan dan audit teknis.
“Jika terbukti ada pengurangan volume dan spesifikasi, maka ini bukan hanya wanprestasi. Bisa masuk ranah pidana korupsi,” tegasnya.
Sementara, Ketua P2SP saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp mengatakan, nanti saya cek pak.(Timred)
Langsung ke konten














