banner 970x250
banner 970x250
SKANDAL

Ratu Cafe Tamalate Usik dan ‘Nodai’ Kampung 

0

Warga Desak Kades dan Polsek Galut Bertindak Tegas

MEDIAAKTUAL.COM – TAKALAR :

Desakan penutupan Ratu Cafe & Family Karaoke di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara, semakin keras.

banner 468x60

Warga menuding keberadaan THM itu, tidak hanya meresahkan, tapi juga ‘menodai’ kampung dan diduga beroperasi tanpa sepengetahuan pemerintah desa.

“Yang sangat disayangkan, pemerintah Desa Tamalate yang merupakan pelindung dan pelayan masyarakat mengapa vakum saja tanpa mengapresiasi apa yang diinginkan oleh masyarakatnya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Warga juga mempertanyakan sikap Kepala Desa yang terkesan “cuci tangan” dan tidak mau mencampuri urusan keberadaan cafe tersebut.

Bahkan muncul dugaan di masyarakat bahwa pembiaran ini terjadi karena sudah keciprat rupiah oleh pihak pengusaha cafe.

Warga sekitar mengeluhkan kebisingan hingga tidak bisa istirahat dengan tenang.

Jam operasional cafe disebut melayani hingga larut malam bahkan menembus dini hari.

Lebih ironis lagi, Ratu Cafe diduga menyediakan ‘kupu-kupu malam’ alias pemandu lagu perempuan untuk melayani para lelaki hidung belang. Selain itu, menjual minuman keras dengan berbagai merek.

“Di tempat tersebut disediakan berbagai jenis minuman keras beralkohol dan bidadari-bidadari cantik berpenampilan seksi untuk melayani para lelaki hidung belang”.

Masyarakat menilai kehadiran THM di tengah kampung yang mayoritas Muslim dan tanah bersejarah Galesong sangat tidak tepat.

“Makanya, jangan heran jika sebagian masyarakat Desa Tamalate berasumsi bahwa sekarang ini memang duit yang jadi ‘penguasa’”.

Warga mendesak Pemerintah Desa Tamalate, Polsek Galesong Utara, Satpol PP Takalar, dan Koramil untuk segera mengambil tindakan tegas.

“Sangat tidak logis, kalau seorang Pemerintah Desa, ketika ada orang luar yang masuk di wilayahnya membangun sebuah usaha tanpa sepengetahuan dengan Kepala Desa”.

Hingga berita ini tayang, pihak pengelola Ratu Cafe belum memberikan keterangan resmi.

Upaya konfirmasi MEDIA AKTUAL beberapa kali juga tidak membuahkan hasil karena pemilik tidak pernah ada di tempat.(Timred)

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250