banner 970x250
banner 970x250
SKANDAL

Bau Korupsi di SMKN 1 Gowa, Usut Proyek Revitalisasi !!

3

LSM PERAK: Bancakan Uang Negara, Siswa Jadi Taruhan Nyawa

MEDIAAKTUAL.COM – GOWA :

Pengerjaan proyek revitalisasi di SMKN 1 Gowa, kian kencang menebar aroma-bau korupsi, yang secara hukum mesti diusut tuntas..!!

banner 468x60

Pasalnya,  proyek peningkatan sarana prasarana pendidikan senilai Rp 4.896.992.000 dari APBN 2026 itu, diduga kuat dijadikan ladang bancakan oleh oknum Kepala Sekolah selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Ketua DPD LSM Pembela Rakyat (PERAK) Gowa, Muh Taufan Yunus, menyoroti tajam usai menemukan fakta busuk di lapangan. Menurutnya, proyek tersebut bukan hanya dikorupsi, tapi juga membahayakan nyawa ratusan siswa.

“Kami menemukan kejahatan konstruksi secara terang-terangan. Ini bukan kelalaian, ini kesengajaan menurunkan spesifikasi untuk meraup untung pribadi. Kepsek SMKN 1 Gowa harus bertanggung jawab penuh. Ini uang rakyat, bukan uang nenek moyangnya,” tegas Taufan menggeleng-gelengkan kepala sangat prihatin, Selasa (06/10/2026).

Temuan LSM PERAK sangat fatal dan tidak masuk akal.

Untuk rangka plafon, besi hollow yang seharusnya kokoh justru dipasang besi tipis abal-abal ukuran 1,5 mm x 3 mm dan 0,35 x 0,35 mm.

 Besi seperti ini, dipasaran dikenal sebagai besi untuk mainan, bukan untuk sekolah.

“Ini hollow kertas, disentil saja bengkok. Bagaimana mau tahan plafon puluhan kilo? Ini sudah niat mencelakai siswa,” kesal Taufan dengan mimik geram.

Parahnya lagi, bebernya, rangka kayu atau balok lama yang sudah lapuk dan dimakan rayap tidak diganti.

Kayu busuk itu, hanya dibungkus aluminium foil begitu saja tanpa cat anti rayap.

“Ini modus paling licik demi mengejar waktu 86 hari kalender. Mereka tutup bangkai kayu lapuk dengan foil biar kelihatan baru. Ini melanggar Juknis Kemendikbudristek dan bisa ambruk sewaktu-waktu menimpa peserta didik saat belajar. Kalau ambruk siapa yang tanggung jawab. Apa Kepsek mau tanggung nyawa anak orang,” sorot Taufan lagi.

Kebusukan tidak berhenti di material. Dari sisi pengelolaan, LSM PERAK membongkar dugaan P2SP siluman.

“Tiga orang guru yang kami interogasi kaget, mereka tidak pernah dilibatkan dan tidak tahu ada P2SP. SK P2SP dibentuk sepihak oleh Kepsek secara sembunyi-sembunyi. Artinya apa? P2SP hanya formalitas di atas kertas, uang Rp 4,8 miliar dikelola sendiri oleh Kepsek. Ini pelanggaran berat asas transparansi dan swakelola,” beber Taufan.

Melihat potensi kerugian negara miliaran rupiah dan adanya ancaman keselamatan jiwa, DPD LSM PERAK Gowa tidak akan tinggal diam.

“Kami sudah kantongi semua bukti foto, video, dan kesaksian guru. Dalam waktu dekat kami akan resmi laporkan Kepsek SMKN 1 Gowa ke Kejari Gowa, Kejati Sulsel dan Tipidkor Polda Sulsel. Kami minta APH segera sita RAB, RKS, dan periksa Kepsek. Jika terbukti, seret dan penjarakan. Jangan kasih ampun koruptor dunia pendidikan,” tegas Taufan.

Dari kasus ini, Jurnalis MEDIA AKTUAL (Cetak & Online) berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Sekolah SMKN 1 Gowa.

Namun, oknum kepsek belum memberikan klarifikasi dan lebih memilih bungkam.(Timred)

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250