MEDIAAKTUAL.COM – MAKASSAR :
Telah sepi auditorium dari hentakan jurnalis.
Telah habis usia teriak tentang Kode etik jurnalistik.
Tentang Undang-Undang Pers. Tentang perlindungan profesi wartawan.
Walau kesalahan datang berulang. Namun jangan ada gagap, jangan gugup.
Tetaplah berdiri digaris profesionalisme.Ini adalah romantika perubahan zaman. Mundur….berarti kalah.
Wartawanku
Mari bersatu luluhlantakkan seonggok rintangan dari ratusan ribu portal berita yang tak berizin.
Menjadi pabrik hoaks. Menina bobokan masyarakat yang tak punya nalar intelektual.
Ket Gambar : Kala itu, Penyair dan Teaterawan Ahmadi Haruna (Buloa) saat tampil di Gedung Kesenian TIM Jakarta.
—————————————————
Sahabatku…Wartawanku
Hari ini ruang teknologi menjadi hamparan didepan kita.
Tapi tidak mesti kita masuk ke Rongganya.
Sedikit lagi kita melangkah ke Konferensi.
Mari pilih figur yang punya referensi tentang jurnalistik
Biar PWI SULSEL tetap jaya dalam setiap periode.
Terima kasih kepada Bpk.Agus Alwi Hamu.
Anda telah berhasil melumatkan gelombang informasi yang begitu dahsyat di eramu.
Berhasil menseleraskan frekuensi dengan atmosfer yang begitu berpelangi di zamanmu.
Selamat berkonfrensi – Jayalah PWI SULSEL. Berkibarlah di kancah Nasional.
Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh, Ahad, 31 Mei 2026.
WAPEMRED : Buloa
Langsung ke konten














