MEDIAAKTUAL.COM – MAJENE :
Masih di pagi buta, sayup-sayup pekikan Takbir, Tahmid dan Tahlil terdengar syahdu dari balik toa, pengeras suara di menara Masjid Nurul Azizil Hakim (NAH), yang berlokasi di Rangas Timur Kecamatan Banggae Kabupaten Majene Provinsi Sulbar.
Sebelum fajar menyingsing di ufuk timur, warga masyarakat berduyun-duyun datang ke Masjid yang mereplika bangunan ‘Ka’bah’ untuk menunaikan Salat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu 27 Mei 20236.
Meskipun, kapasitas Masjid berukuran mungil dan terbatas menampung jumlah jamaah, namun tak mengurungkan niat warga sekitar maupun yang tinggal di Kota Majene untuk datang bersilaturahmi dengan keluarga maupun kerabat.
Alasan jamaah, sarana dan fasilitas Masjid Nurul Azizil Hakim sangat memberikan nuansa ketenangan dan kenyamanan beribadah dengan pikiran dan hati yang khusyuk kepada Allah SWT.
Gelaran Shalat Id tahun ini, panitia mendapuk Drs.H.Ahmad Djama’an, M.Si sebagai Khatib dan Imam H.Mahmud Hamid, S.Ag.
Sebagai penuntun tata cara singkat Salat dibawakan Arkahuddin Rivai, SE, M.Si dan Bilal yakni Rulli Alimin.
Inti Khutbah yang dipaparkan bahwa salah satu hikmah bisa dipetik dari pelaksanaan Hari Raya Idul Adha ini adalah meneladani kisah Nabi Ibrahim AS kepada putranya Nabi Ismail AS, untuk lebih meningkatkan keimanan, ketaatan dan keikhlasan kita kepada Allah SWT.
Diantara ratusan jamaah yang melaksanakan Salat Id, juga hadir Pendiri sekaligus Dewan Pembina Masjid Nurul Azizil Hakim Dr.H.Andi Zulkifli Atjo, SH, MH bersama isteri tercinta Dra.Hj.Nurhani Nurdin Tati dan anak-anaknya.
Juga hadir, Dewan Penasehat Masjid NAH, Haji Nurdin Tati, Ketua Majelis Taklim NAH bersama anggota, segenap pengurus Masjid NAH, tokoh agama, tomas dan jamaah lainnya.
Usai Salat, sejumlah jamaah disuguhi layanan makan-minum bersama di kediaman H.Zulkifli Atjo, yang tampak berarsitektur Rumah Adat Khas Mandar.
Tahun ini, seperti yang disampaikan Ilham Rachman, penyembelihan hewan kurban sebanyak 5 ekor sapi, yang akan dibagikan kepada warga sekitar, terkhusus bagi fakir miskin dan kaum Dhuafa.(Pemred)
Langsung ke konten














