MEDIAAKTUAL.COM – TAKALAR :
Penanggung jawab kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi / P3-TGAI di Desa Kale Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar, memberikan klarifikasi yang menyebutkan proyek dikerjakan swakelola dan penanggung jawab dikabarkan sedang Ibadah Umrah.
Dalam klarifikasinya, penanggung jawab membantah jika kegiatan proyek ditinggalkan atau tidak berjalan, Sabtu 11 Juli 2026.
“Kami tegaskan bahwa kegiatan P3-TGAI di Kale Lantang tetap berjalan sesuai jadwal dan petunjuk teknis dari BBWS Pompengan Jeneberang. Tidak benar jika proyek ini ditelantarkan,” tegasnya.
Sebagai Penanggung Jawab P3-TGAI Kale Lantang, dijelaskan bahwa keberangkatannya untuk menunaikan ibadah umrah telah dikoordinasikan jauh hari dengan pengurus kelompok dan Tim Pendamping Masyarakat / TPM.
Artinya, selama ditinggal, seluruh pekerjaan tetap berjalan karena sudah ada pembagian tugas di internal kelompok.
“Semua sudah ada struktur. Ada ketua kelompok, bendahara, dan TPM yang setiap hari di lapangan mengawasi. Progres fisik juga bisa dicek langsung. Kami rutin lapor ke BBWS,” ungkapnya.
Terkait pengerjaan swakelola, ia membenarkan bahwa proyek P3-TGAI memang dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok tani/pengguna air sesuai ketentuan Kementerian PUPR.
Dana disalurkan langsung ke rekening kelompok dan pertanggungjawaban dilakukan secara transparan.
“Kami terbuka. Pembelian material, upah pekerja, semua ada bukti dan papan informasi proyek. Silakan dicek oleh siapa saja termasuk media dan masyarakat,” jelasnya meyakinkan.
Dengan kondisi pengerjaan yang berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang ada, justeru Penanggung Jawab P3-TGAI Kale Lantang menyesalkan jika ada pihak lain termasuk media tertentu menyebut bahwa proyek ditinggalkan.
“Kami menghargai media sebagai kontrol sosial. Dan, idealnya jika memang bekerja profesional yah harus melakukan konfirmasi dulu, agar informasinya cover both sides alias berimbang,” pungkasnya.(red)
REDAKTUR : Rahman S Kulle
Langsung ke konten














