banner 970x250
banner 970x250
OPINI

Estimasi IRPOM Gowa Ratusan Juta  Klaim Puluhan Juta, USUT..!!

13

LSM PERAK: Kejati dan Polda Sulsel Mesti Turun Tangan

Oleh : RAHMAN SAMAD

MEDIAAKTUAL.COM – GOWA :

banner 468x60

Proyek Irigasi Perpompaan (IRPOM) di beberapa titik di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menuai sorotan tajam. Proyek yang bersumber dari APBN dengan nilai Rp 155.700.000 per titik tersebut diduga kuat sarat Mark-Up anggaran.

Berdasarkan hasil investigasi Tim MEDIAAKTUAL.COM di lapangan, realisasi pekerjaan proyek tersebut ditaksir hanya menghabiskan anggaran sekitar Rp 90.000.000 saja.

Perinciannya, dua unit mesin pompa yang dipakai di lokasi ditaksir sekitar Rp 50.000.000, upah pekerja pembangunan rumah pompa sekitar Rp 10.000.000, sedangkan bangunan rumah pompa hanya berukuran panjang dan lebar 2 x 2 meter dengan ketinggian dinding sekitar 2 meter 15 cm ditambah kuda-kuda 1 meter, kedalaman sumur 15 meter dan hanya memakai pipa sekitar 5 batang.

“Kalau ditotal semua, mulai dari mesin, upah tukang, material rumah pompa 2×2, sumur 15 meter, pipa 5 batang, paling mentok Rp 90 juta saja. Jadi sisa Rp 65,7 juta itu kemana? Kami duga ini Mark-Up anggaran,” ujar sumber investigasi.

Di lokasi Dusun Parangrea, Desa Maccinibaji, Kecamatan Bajeng misalnya, proyek IRPOM tersebut juga ditemukan tanpa papan proyek, pekerja tidak menggunakan APD, dan spek pembesian diduga tidak sesuai juknis. Sementara Daeng Nai selaku pelaksana Ketua Kelompok saat ingin dikonfirmasi di lokasi proyek sedang tidak ada di tempat.

Menanggapi hal tersebut, Aktivis LSM PERAK, Rahman Samad mendesak Aparat Penegak Hukum untuk segera turun tangan.

“Olehnya itu, kami duga ini Mark-Up anggaran. Kami meminta kepada Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel dan Polda Sulsel untuk turun meninjau langsung lokasi proyek IRPOM di Gowa. Ini uang negara untuk petani, jangan sampai dikorupsi,” tegas Rahman Samad.(red)

EDITOR : Muh Yusuf

 

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250