banner 970x250
banner 970x250
OPINI

Sengkarut Revitalisasi Pendidikan di Takalar

7

OLEH : RAHMAN SAMAD

MEDIAAKTUAL.COM – TAKALAR :

Beberapa waktu lalu, saya berjalan di salah satu wilayah kecamatan di Kabupaten Takalar Sulsel.

banner 468x60

Saya melihat sebuah sekolah sedang dibangun.

Bak wanita, sekolah ini lagi ‘make up’ biar stylenya tambah gacor dan cantik.

Kegiatannya disebut Proyek Revitalisasi Pendidikan, dibiayai melalui APBN.

Di situ, terpajang papan proyeknya besar dan tertulis lengkap ‘bla…bla’.

Saya berhenti. Saya lihat para tukang sedang bekerja.

Saya lihat tumpukan besi Kanal C di samping. Saya pegang besinya. Astagfirullah… besinya lentur, tipis, dan bengkok.

Padahal di dalam RAB yang saya tahu, besi itu harus tebal, harus SNI, dan mampu menahan beban atap puluhan tahun.

Datanglah ketua pengelolanya kepada saya. Dia berkata, “Pak Rahman, doakan proyek kami lancar.”

Saya pegang tangannya seraya menimpali “Saudaraku, bekerjalah dengan mengedepankan iman.”

Pesanku bagi para penerima revitalisasi di Takalar !!

Ingatlah, uang yang ada di rekening P2SP itu bukan uang pribadimu.

 Itu adalah uang negara, uang rakyat, yang dititipkan kepadamu untuk membangun masa depan anak-anak Takalar.

Jika engkau mengedepankan Iman, maka engkau akan takut kepada Allah SWT sebelum kamu takut berhadapan pemeriksa BPK.

Untuk dipahami. Secara teknis, jika speknya bilang pondasi 1 meter maka saya gali 1 meter, bukan 60 cm.

Jika speknya bilang besi harus 12 SNI, maka saya beli 12 SNI, bukan besi banci yang bengkok.

Jika speknya bilang semen harus 10 sak, maka saya pakai 10 sak, bukan 7 sak dan sisanya saya bawa pulang.

Jika speknya bilang Kanal C 0,75, maka saya tidak akan beli yang 0,60 yang seperti kerupuk.

Ingatlah.. di setiap adukan semen itu ada doa anak-anak. Di setiap baut yang kau kencangkan itu ada harapan guru-guru.

Saya pernah melihat, sebuah sekolah yang baru 3 bulan direvitalisasi, atapnya sudah bocor. Plafonnya sudah jatuh.

Kenapa? Karena yang membangun atau para pengelola proyek tidak menanamkan Iman, melainkan nafsu serakah dan sesaat meraup untung banyak.

Sejatinya, biar untungmu sedikit, tapi berkah. Biar capekmu banyak, tapi tidurmu nyenyak.

Karena engkau tahu, bangunan itu akan menjadi amal jariyah mu sampai hari kiamat.

Jika bangunan itu kuat, anak-anak adem belajar dan mengaji di dalamnya, maka pahalanya akan terus mengalir kepadamu. Tapi jika kau curangi, maka setiap tetes air hujan yang bocor menimpa kepala anak-anak, akan menjadi saksi yang memberatkanmu di akhirat kelak.

PENULIS : Penggiat LSM

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250