banner 970x250
banner 970x250
HUKRIM

Polisi Cokok 104 Orang, 98 Positif Nyabu

3

Polisi Gerompok Kampung 'Narkoba' Sapiria-Borta

MEDIAAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Untuk kesekian kalinya, Polrestabes Makassar menggerompok wilayah yang dijuluki Kampung ‘Narkoba’ SAPIRIA-BORTA, Jumat 9 Oktober 2026.

banner 468x60

Lokasinya, berada di kawasan padat penduduk dengan melintasi area TPU Beroanging Kelurahan Suangga Kec.Tallo Makassar Sulsel.

Hasil Operasi Gabungan yang dilakukan Polrestabes Makassar dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel serta Satresnarkoba Polres Pelabuhan Makassar, berhasil mencokok 104 orang termasuk menangkap tiga orang terduga sebagai bandar narkotika.

Pada gelaran Konferensi Pers, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Sugeng Sudarso, Wadir Ditresnarkoba AKBP Yudi Friyanto, serta Kasat Narkoba AKBP Lulik Febyantara, secara bergantian memberikan keterangan.

Arya menjelaskan, operasi penggerebekan di kawasan Sapiria Borta memang menjadi perhatian aparat, terkait dugaan maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Dikatakan, Operasi gabungan ini melibatkan 80 personel Polrestabes Makassar dan 25 personel Ditresnarkoba Polda Sulsel, serta sejumlah personel Polres Pelabuhan Makassar.

“Penggerebekan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika,” ujar Kapolrestabes.

Dari 104 orang yang diamankan, sebut Arya, polisi melakukan pemeriksaan urine dimana 98 orang dinyatakan positif, sedangkan enam orang lainnya negatif.

Nantinya, kata dia, penanganan terhadap orang-orang yang diamankan akan disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan bukti yang ditemukan oleh penyidik.

“Kalau memang ada barang bukti, kita akan proses lanjut. Tetapi yang tidak ada barang bukti, maka nanti akan kita rehabilitasi bersama-sama dengan pihak pemerintah juga atau pihak swasta,” jelasnya.

Adapun, enam orang yang hasil tes urinenya negatif akan didata sebelum dikembalikan.

“Kalau yang negatif, ya enggak ada pidananya, kita kembalikan. Tapi kita catat namanya, kita data, ya mungkin kita lakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas perwira menengah tiga bunga dipundaknya.

Ditanya soa tiga orang yang diduga bandar narkotika, Arya mengatakan, masih akan didalami perannya masing-masing.

“Ada tiga. P, A, dan W. Ini yang satu memang sudah ditarget, sudah dicari, dan inisialnya P. Ini juga residivis, sudah berkali-kali,” bebernya.

Dari operasi tersebut, polisi menyita sabu seberat sekitar 10 gram, uang tunai Rp49.600.000 yang diduga berasal dari hasil penjualan narkotika, ratusan alat isap atau bong, korek api, kamera pengawas atau CCTV, serta 26 unit telepon seluler, dua unit timbangan serta sejumlah saset kosong.

Petugas pun, membongkar pintu baja yang menurut keterangan aparat digunakan sebagai loket transaksi narkotika di lokasi tersebut.

Kapolrestabes Arya Perdana menjelaskan, pintu besi itu sebelumnya pernah dibongkar dalam penggerebekan pada tahun lalu.

Namun, menurutnya, penghalang tersebut kembali dibangun dengan konstruksi yang lebih kuat.(red)

JURNALIS : Andi Diffank – Agusmeks

EDITOR : Saiful Ngemba

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250