banner 970x250
banner 970x250
PERISTIWA

Revitalisasi TK Aisyiyah Gentungan ‘Labrak’ RAB

14

Kanal C Kuda-Kuda Tak Sesuai Spesifikasi Teknis

MEDIAAKTUAL.COM – GOWA : 

Proyek revitalisasi satuan pendidikan TK Aisyiyah Gentungan di Desa Gentungan Kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, diduga dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis.

banner 468x60

Berdasarkan hasil pantauan langsung media ini bersama Divisi Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Rakyat (LSM PERAK) di lokasi proyek, ditemukan dugaan penggunaan material Kanal C untuk konstruksi kuda-kuda atap yang tidak sesuai spesifikasi teknis yang tertuang dalam RAB.

Material baja ringan yang terpasang, diduga menggunakan kualitas di bawah Standar Nasional Indonesia (SNI) dan tidak sesuai dengan Juknis Revitalisasi Kemendikdasmen RI Tahun 2026.

Sementara itu, Nasriani selaku Kepala Sekolah TK Aisyiyah Gentungan saat dikonfirmasi di lokasi proyek mengatakan bahwa pengerjaan dilakukan berdasarkan gambar.

“Kami berdasarkan gambar,” ujar Nasriani singkat di lokasi.

Namun fakta di lapangan berkata lain. Secara kasat mata, Kanal C yang disebut kepala sekolah tersebut terlihat tidak sesuai dengan yang ada di gambar perencanaan maupun spesifikasi teknis. Material terlihat tipis, diduga tidak mencapai ketebalan 0,75 mm, dan dikhawatirkan tidak akan mampu menopang beban atap dalam jangka panjang.

Divisi Investigasi LSM PERAK Rahman Samad menyayangkan, hal tersebut.

Menurutnya, jika material kuda-kuda atap saja sudah tidak sesuai spesifikasi, maka kekuatan dan keselamatan bangunan dipertaruhkan.

“Ini fatal. Kuda-kuda adalah tulang punggung atap. Kalau Kanal C-nya Banoi, tipis, dan tidak sesuai RAB, bagaimana bisa menjamin keamanan anak-anak didik nantinya. Ini bukan revitalisasi, ini membahayakan keselamatan. Dan ini terjadi di Gowa,” tegas Rahman.

LSM PERAK mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa dan Konsultan Pengawas untuk segera turun ke TK Aisyiyah Gentungan melakukan pengecekan ulang.

Jika terbukti tidak sesuai RAB, pihaknya meminta agar dibongkar dan diganti dengan material yang sesuai SNI.

“Kami akan masukkan temuan TK Aisyiyah Gentungan Gowa ini sebagai laporan baru. Jangan sampai modus asal jadi seperti di Takalar, merembet ke Gowa juga,” tukasnya.

Hingga berita ini tayang, pihak P2SP dan konsultan pengawas proyek TK Aisyiyah Gentungan belum memberikan keterangan resmi.(Timred)

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250