MEDIAAKTUAL.COM – MAKASSAR :
Setelah puluhan tahun warga dibuat resah dan dongkol, akhirnya peternakan babi yang berlokasi di Jalan Kesadaran, Kelurahan Panaikang Kecamatan Panakkukang, berhasil ditertibkan Tim Gabungan Pemkot Makassar, Senin (12/10/2026).
Pembongkaran kandang sapi tersebut, dilakukan dengan pendekatan persuasif, humanis dan mediasi dengan para pemilik ternak.
Penertiban tersebut, Pemkot Makassar memfasilitasi kendaraan truk dan motor roda tiga untuk membantu pemilik memindahkan ternak ke lokasi yang telah ditentukan.
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Setda Kota Makassar Andi Irwan Bangsawan mengatakan, penertiban ini merupakan bagian dari penataan kawasan perkotaan sekaligus tindak lanjut atas aduan masyarakat yang telah berulang kali disampaikan kepada pemerintah.
Peternakan ini sudah beroperasi puluhan tahun dan dinilai tidak sesuai dengan peruntukan ruang.
“Jadi, bukan sekadar melakukan penertiban, pemerintah hadir memberikan solusi dengan memfasilitasi pengangkutan hewan ternak babi menggunakan kendaraan truk menuju lokasi relokasi yang telah ditentukan,” ungkapnya.
Selama ini, jelas Irwan, pemerintah telah melakukan berbagai pendekatan selama kurang lebih enam bulan terakhir.
“Alhamdulilah, sebelum penertiban hari ini, beberapa pemiliknya ada yang merelokasi secara mandiri,” pungkasnya.
Hal lain, Camat Panakkukang Syahril mengatakan, aktivitas peternakan babi di Panaikang telah berlangsung sekitar 30 hingga 40 tahun.
Penanganannya, dilakukan setelah pemerintah menerima banyak keluhan warga mengenai bau dan limbah peternakan.
Syahril menyebut, sebelumnya terdapat sekitar 1.200 ekor babi yang dipelihara oleh 49 peternak di dua titik lokasi.
“Banyak yang sudah menjual ternaknya dan ada juga yang memindahkan sendiri. Bagi yang masih membutuhkan bantuan, kami memfasilitasi kendaraan truk dan motor roda tiga,” katanya.
Camat menegaskan, pemerintah tidak menentukan secara sepihak lokasi tujuan pemindahan ternak.
Tetapi, katanya, fasilitasi angkutan diberikan untuk membantu pemilik membawa ternaknya ke lokasi yang mereka pilih.
“Dengan penataan ini dapat mengurangi keluhan warga sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan permukiman,” harap Syahril.(red)
JURNALIS : Adi Mulyadi Mansyur
REDAKTUR : Mustafa
Langsung ke konten














