MEDIAAKTUAL.COM – SULBAR :
Kegiatan one day trip atau kunjungan kerja sehari penuh di wilayah Provinsi Sulbar, cukup menantang dan melelahkan bagi Wapres Gibran Rakabuming Raka, Senin 2 Nopember 2026.
Pasalnya, kedatangan Gibran dikawal tiga buah helikopter Super Puma TNI AU menyisir kawasan terpencil di lereng perbukitan yang terjal Kabupaten Mamasa dan Mamuju.
Agenda Wapres di Kabupaten Mamasa yakni meninjau pembangunan RSUD Kondo Sapata, SMAN 1 Mamasa dan Kantor Bupati.
Dari sejumlah kegiatan, agenda penting Gibran menghadiri perayaan satu abad Injil Masuk Tanah Kalumpang (IMTK) di Tamalea Desa Bonehau Kecamatan Bonehau Kab.Mamuju.
Ketua Umum Majelis Pekerja Sinode GKSB Pendeta Mardi Tamandalana menyampaikan keluh kesah bagi masyarakat Kalumpang fan Bonehau.
Seperti, infrastruktur jalan, jaringan internet, fasilitas kesehatan, tenaga guru dan kesehatan serta keterbatasan akses pelayanan dasar lainnya.
Dengan kondisi tersebut, Bupati Mamuju Siti Sutinah Suhardi berharap pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan di wilayah Kalumpang, terkhusus jalan penghubung Bonehau–Kalumpang yang saat ini berstatus jalan provinsi dapat ditingkatkan menjadi jalan nasional.
Sementara itu, Gubernur Sulbar Suhardi Duka meminta Wapres Gibran agar memberikan atensi kepada Tanah Kalumpang, Mamuju.
Pasalnya, pada kontestasi Pilpres 2024 lalu, mayoritas masyarakat di Tanah Kalumpang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
“Masyarakat di Tanah Kalumpang menyumbang 70 persen suara untuk Prabowo-Gibran. Makanya, wajar untuk diperhatikan juga,” pinta Suhardi Duka.
Merespons hal itu, Gibran berjanji akan melakukan koordinasi dengan kepala daerah dan kementerian atau lembaga terkait.
Putra sulung Joko Widodo itu berharap, permasalahan-permasalahan di area 3T ini bisa terselesaikan.
Terpenting, Gibran Rakabuming mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan percaya terhadap kabar bohong atau hoaks yang dapat memicu perpecahan.
Dikatakan, perbedaan di tengah masyarakat Indonesia tidak boleh dijadikan alasan untuk saling menjauh maupun saling curiga.
“Saya mengajak masyarakat menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta merawat budaya dan tradisi leluhur agar tetap dikenal oleh generasi muda,” pungkasnya.
Hal l yang menarik, Kunker di Mamuju ini mengunjungi sentra kakao dan berdialog langsung para petani.
Bahkan, di tengah hujan mengguyur Bumi Manakarra, Wapres dibonceng sepeda motor meninjau program bedah rumah atau Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Selanjutnya, meninggalkan Mamuju menuju Jakarta melalui Bandara Tampa Padang Kelurahan Sinyonyoi Selatan Kecamatan Kalukku Mamuju.(red)
KONTRIBUTOR : Wawan Alimuddin
REDAKTUR : Mustafa
Langsung ke konten














