MEDIAAKTUAL.COM – MAJENE :
“Setiap karya musik adalah ungkapan dari ekspresi jiwa yang dalam penciptanya”.(Aretha Franklin)
—————————————————–
“Pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda sebagai penerus kebudayaan daerah”.
Hal tersebut, disampaikan Bupati Majene DR. H.A. Achmad Syukri Tammalele, SE, MM, di sela-sela pelepasan Pawai Budaya yang melibatkan ribuan pelajar dalam rangka memperingati 481 Tahun Hari Jadi Majene (HJM) Provinsi Sulawesi Barat 2026.
Perhelatan Pawai Budaya tahun ini, dipusatkan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene, Sabtu 15 Agustus 2026.
Hadir, Sekprov Sulbar Junda Maulana, Wakil Bupati Majene DR. Hj. Andi Ritamariani Basharoe, M.Pd, jajaran Forkopimda, para Pimpinan OPD dan undangan lainnya.
Menurut Bupati AST, kegiatan ini menjadi momentum mengobarkan semangat persatuan serta menanamkan rasa cinta generasi muda terhadap warisan budaya lokal.
“Ekspektasinya, dengan pawai budaya ini dapat memperkuat identitas daerah sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan budaya Mandar,” terang Andi Achmad Syukri.
Terpenting lagi, imbuh Bupati dua periode itu, bahwa Pawai Budaya tidak sekadar menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi Majene, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya Mandar kepada generasi muda.
Pada momen HJM ke-481 Tahun, selain menggelar Pawai Budaya, Pemkab Majene juga memberikan penghargaan Kebudayaan dan Pariwisata kepada sejumlah tokoh yang dinilai berprestasi, dedikasi, punya karya monumental, berkontribusi memajukan dan melestarikan kebudayaan serta pariwisata daerah.
Penghargaan berupa Anugerah Bhakti Budaya Majene, diberikan kepada DR.H.Andi Zulkifli Atjo, SH, MH, Darmansyah dan Andi Beda Basharoe, S.Sos, M.AP.
Selain itu, pemberian Anugerah Mitra Strategis Kebudayaan dan Pariwisata Majene kepada Imran Toriwawu Rahim atas kontribusinya dalam mendukung berbagai program kebudayaan daerah.
Yang memantik perhatian para tetamu, tatkala Legend Musisi Mandar H.A.Zulkifli Atjo, didapuk untuk bernyanyi dengan karya ratusan lagunya yang hits dan sangat booming-viral dijagat maya (Medsos).
Untuk diketahui, suami dari Dra.Hj.Nurhani Nurdin Tati ini, sebelum menerima Anugerah Bhakti Budaya 2026 ini, iapun pernah menyabet penghargaan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sebagai tokoh pemuda berprestasi serta Musisi Kreatif, Inspiratif dan Inovatif pada Oktober 2021.
Bak gayung bersambut, para tahun 2022 pemberian Award berupa PIN kembali diterima dari Pemprov Sulbar, tepat pada momen peringatan HUT Sulbar ke-18 tahun 2022 di Kota Mamuju.
Bagi Dr.H.Zulkifli Atjo sendiri, selain eksis berkarya lebih kurang 38 tahun di blantika dunia musik, khususnya lagu-lagu daerah Mandar, sosok dan aktivitas kesehariannya adalah seorang ASN-pejabat negara di lembaga peradilan alias berprofesi seorang Hakim karir, yang kini bertugas di Pengadilan Tinggi Kendari Sultra.(red)
KONTRIBUTOR : Muh Saidilah
Langsung ke konten














