MEDIAAKTUAL.COM – POLMAN :
Momen spesial satu tahun berdirinya Komunitas Zulkifli Atjo (ZAC), sebagai wadah pembinaan seni dan budaya, khususnya bidang musik, usai dihelat di Gedung Boyang Assamalewuang, Ahad 23 Agustus 2026.
Bak gayung bersambut, esok harinya, seluruh anggota ZAC bersama Pengurus dan Majelis Taklim Masjid Nurul Azizil Hakim, mengadakan piknik berupa Family Ghatering di objek wisata alam Gazebo Bata-bata Desa Kunyi Kecamatan Anreapia Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulbar, Senin 24 Agustus 2026.
Di lokasi Wisata Camp, rombongan ZAC ini dimanjakan dengan suasana alam terbuka yang masih natural, membuat daya tarik setiap pengunjung untuk kerasan tinggal menghilangkan penat dan menyegarkan pikiran (healing).
Berangkat dari Rangas Timur Banggae Majene, suasana ceria tampak dirasakan seluruh rombongan yang menggunakan puluhan unit roda empat (mobil).
Rehat sejenak Salat Ashar di Masjid Syuhada Kota Polewali, mentaripun berangsur tenggelam di ufuk barat.
Rombongan akhirnya sampai di lokasi jelang waktu Magrib.
Di sepanjang bibir sungai, deretan tenda warna-warni telah disiapkan panitia.
Usai bersantap malam, berlanjut menikmati hiburan karaoke dan lomba nyanyi bersambung, terbagi dari 4 kelompok wanita.
Esok pagi, berlanjut lagi dengan olahraga jogging atau senam bersama.
Suasananya, lucu-lucu, guyonan dan canda tawa namun sarat kebersamaan penuh kekeluargaan.
Agenda seremoni rekreasi ini, dihadiri Ketua Pembina ZAC Dr.H.Andi Zulkifli Atjo, SH, MH, Ketua Pembina Majelis Taklim Nurul Azizil Hakim Dra.Hj.Nurhani Nurdin, Anggota DPRD Sulbar Irbad Kaimuddin dan isteri, para kerabat Alumni SMAN 1 Majene Angkatan 84-87, pengurus dan anggota Masjid NAH, Anggota Majelus Taklim NAH serta segenap keluarga besar masyarakat Rangas.
Sekadar diketahui, yang jadi pesona pemikat di Camp Wisata Gazebo Bata-bata ini yakni para pelancong disediakan fasilitas area camping dengan menikmati udara sejuk nan dingin serta panorama perbukitan hijau yang ditumbuhi pohon durian, langsat, rambutan dan yang lainnya.
Eksotisnya lagi, di sepanjang area wisata tampak sungai membentang mengalir dari hulu kehilir yang dipenuhi bebatuan.
Sayang, di tengah kondisi kemarau yang mengering saat ini, sedimen air sungai tampak keruh-berlumut lantaran kurang mengalir.(red)
Langsung ke konten














