Sejumlah saksi, eks bawahannya di Kementan ‘Bernyanyi’
MEDIAKTUAL.COM – JAKARTA :
Nasi sudah jadi bubur. Adagium itu, setidaknya dirasakan mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL), yang kini duduk dikursi pesakitan terkait kasus dugaan korupsi dan gratifikasi di lingkup Kementerian Pertanian RI.
Benguknya lagi, pada serangkaian sidang yang digelar di PN Tipikor Jakarta Pusat, terkuak sederet fakta dan dugaan baru dari para saksi yang dihadirkan Jaksa KPK.
Dihadapan Majelis Hakim, sejumlah saksi mengaku bahwa SYL sering menggunakan anggaran Kementerian untuk hal-hal pribadi alias kepentingan keluarga.
Atas perilaku buruk tersebut, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengaku sedih dan tidak tahu menahu perihal kelakuan SYL.
“Saya nggak tahu betul-betul itu. Dan itu saya sedih aja kalau ada hal-hal seperti itu,” timpalnya.
Apa saja kebutuhan dan besaran dana yang digunakam mantan Gubernur Sulsel dua periode itu ?
Nih, catatan ‘hitam’ SYL yang terungkap dalam beberapa sidang.
1. Setoran ke Nasdem.
Partai Nasdem yang merupakan kendaraan politik Yasin Limpo, disebut menerima uang sebesar Rp40.123.500. Uang tersebut, bersumber dari Setjen Kementan.
2. Ibadah Umrah.
Menurut pemaparan Jaksa Penuntut Umum (JPU), SYL diduga melakukan pemerasan dan uangnya dipakai menunaikan umrah dengan biaya Rp1, 87 miliar.
3. Kegiatan Kurban
Jaksa menambahkan bahwa Yasin Limpo juga menggunakan uang sebesar Rp 16.683.448.302 untuk acara keagamaan, salah satunya uang kurban.
Uang itu, diduga hasil memeras dari Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Ditjen Perkebunan, Ditjen Hortikultura, Ditjen Tanaman Pangan, Balitbangtan, Badan
Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, dan Barantan.
4. Tagihan Kartu Kredit.
Dalam BAP, Isnar nomor 43 yang dibacakan Kaksa KPK, terungkap SYL sering menagihkan pembayaran kartu kredit ke Kementan.
Juga, Isnar dicopot dari jabatannya karena tak memenuhi pembayaran kartu kredit Yasin Limpo yang mencapai Rp215 juta.
5. Charter Pesawat.
Yasin Limpo diketahui sempat membayar charter pesawat sebesar Rp 3.034.591.120 yang bersumber dari Ditjen Prasarana dan Sarana (PSP), Ditjen PKH, Ditjen Perkebunan, Ditjen Hortikultura, Ditjen Tanaman Pangan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, dan Barantan.
6. Cicilan Alphard
Saksi, mantan Kasubag Pengadaan Biro Umum Kementan, Abdul Hafidh, menyebut bahwa Kementan membayar cicilan Rp 43 juta per bulan untuk mobil Alphard SYL yang digunakan anaknya Yasin Kemal Redindo.
7. Uang Jajan Isteri.
Mantan Kasubag Rumah Tangga Biro Umum dan Pengadaan Kementan, Isnar Widodo, mengungkapkan bahwa Biro Umum Kementan selalu mengeluarkan uang bulanan untuk Ayunsri Harahap, isteri SYL.
8. Skincare (Perawatan Kulit)
Sub-Koordinator Pemeliharaan Biro Umum dan Pengadaan Kementan, Gempur Aditya, mengatakan SYL memakai anggaran di Kementerian untuk biaya perawatan skincare anak dan cucunya.
9. Uang Kondangan.
Mantan Kepala Biro Umum dan Pengadaan pada Kementerian Pertanian (Kementan), Akhmad Musyafak menyebut, SYL menggunakan anggaran Kementan untuk kondangan.
Anggaran itu, dipakai untuk keperluan pemberian kado dam sering meminta disiapkan kado emas senilai Rp8 juta.
10. Ultah Cucu.
Keterangan Saksi Isnar, selain uang jajan isteri dan kartu kredit, juga danya permintaan reimbursement atau pengembalian atas biaya Ultah untuk cucu SYLM
Cucunya ini, adalah anak dari Kemal Redindo Syahrul Putra.
11. Sawer Biduan.
Mantan Koordinator Substansi Rumah Tangga Kementerian, Arief Sopian mengungkap, dugaan SYL membayar penyanyi atau bidian dengan uang Kementan sebesar Rp50-100 juta.(bs/red)
Langsung ke konten














