banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
EKOBISPAR

Stok Beras dan Gula Pasir Terpenuhi

84
banner 970x250 banner 970x250

Ket.Gambar : Pimpinan Wilayah Bulog Sulselbar menemui Gubernur Sulsel, terkait ketersediaan pangan selama Ramadhan dan Idul Fitri.(rep)

banner 468x60

Bulog Sulselbar Jamin Ketersediaan Hingga 12 Bulan Kedepan

MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Meningkatnya permintaan kebutuhan pokok terkhusus di Bulan Puasa Ramadhan, seperti beras dan gula pasir, diminta masyarakat tak perlu ragu apalagi gusar karena pihak Badan Usaha Logistik (Bulog) menjamin ketersediaan stok hingga 12 bulan kedepan.

Hal tersebut, diungkapkan Pimpinan Wilayah Bulog, H Bakhtiar AS bahwa stok beras saat ini cukup terpenuhi di sejumlah Gudang Bulog yang ada.

Artinya, terang dia,  Bulog memastikan ketersediaan beras akan tetap aman, dimana saat ini stok mencapai 134 ribu ton.

Bakhtiar mengaku,  sejumlah persiapan sudah dilakukan dalam rangka mengatisipasi meningkatnya konsumsi pangan masyarakat selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

“Alhamdulillah terkait stok tersebut cukup terutama beras persediaan kita masih bisa untuk kebutuhan 12 bulan ke depan,” ungkapnya,  Jumat (1/4/2022).

Tak hanya itu, katanya,  Bulog juga terus melakukan penyerapan gabah/beras petani karena saat ini sudah memasuki musim panen.

Hal tersebut, jelas Pimwil Bulog Sulselbar,  diproyeksi akan berlanjut hingga bulan Mei dan Juni mendatang.

Selain beras,  sebut Bakhtiar, komoditas pangan lainnya yang juga mengalami lonjakan permintaan selama Bulan Ramadhan adalah gula pasir.

“Komoditi lain misalnya gula, stok kita juga kurang lebih ada 100 ribuan (ton) dan secara bertahap akan masuk kurang lebih hampir 300 ribu ton,” katanya.

Selain beras dan gula pasir, bebernya, stok kebutuhan daging, Bulog telah mengambil langkah strategis berupa penambahan.

Pimwil Bakhtiar menambahkan, konsumsi pangan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri mengalami peningkatkan di kisaran 10 sampai 20 persen dibandingkan  hari biasa.

” Yah..artinya kenaikan permintaan itu masih batas normal karena masih masa pandemi daya beli juga masih terbatas sehingga masih level normal lah,” pungkasnya.

Diakui Bakhtiar, sejauh ini pihak Bulog Wilayah bersama Bulog Cabang yang berada di setiap kabupaten dan kota terus berkoordinasi dalam melakukan pembelian bahan pokok, sehingga stok tetap stabil.

Sementara itu, demi mengantisipasi melonjaknya harga di pasaran, Bulog bersama Pemerintah akan terus melakukan koordinasi demi menjaga stabilitas harga.

“Kita akui, hasil pantauan kita di lapangan memang ada kenaikan harga tetapi prosentasenya tidak terlalu signifikan dan yakinlah masyarakat masih bisa menjangkaunya,” pungkas Pimpinan Wilayah Bulog Sulselbar itu.(red)

KORLIP : Mansur – Mat Rani – Samjaya – Inding

EDITOR : Tajuddin Ngawing

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250