Ket.Gambar : Kondisi Stadion Mattoanging yang sudah luluh-lantak. Galian tanahnya pun sudah merenggut dua nyawa warga seputar Jl.Cendrawasih. (rep)
—————————————————–
MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :
Miris memang mendengar apalagi melihatnya.
Ketika sejumlah provinsi lain bangga memiliki stadion megah bertaraf internasional, justeru Sulawesi Selatan hanya bisa cengar-cengir memendam rasa malu.
Pasalnya, Stadion Mattoanging yang sudah diluluh-lantakkan pada 2019, dengan maksud direnovasi total menjadi stadion internasional, toh nasibnya kini semakin tidak jelas juntrungannya.
Apakah, memang Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman saat ini masih berniat dan serius melanjutkan renovasi pasca dirobohkan Narapidana Koruosi Nurdin Abdullah ataukah justeru stadion yang diresmikan tahun 1957 itu sengaja ‘ditarik-ulur’ untuk kepentingan politik 2024 mendatang.
Fenomena itulah menuai sorotan publik gegara sanpai Bulan Juli 2022 ini, pelaksanaan proses tender
ketiga tampaknya masing gamang alias belum ada tanda-tanda ‘action’ di lapangan.
Pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulsel sendiri, selama ini banyak berkoar, sekarang malah bungkam dan irit bicara.
Bagaimana kelanjutan Stadion Mattoanging kedepan, apakan bakal senasib lagi dengan Stadion Internasional Barombong yang sudah bertahun mangkrak dibibir pantai ? Wallahualam..!
Ketidak-beresan menghadirkan pembangunan stadion yang refresentatif untuk kebanggaan masyarakat Sulsel khususnya Kota Makassar, setidaknya itulah yang disoroti tajam Ketua Komisi E DPRD Sulsel Rahman Pina.
Politisi Golkar tersebut, meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) segera menyelesaikan pembangunan Stadion Mattoanging.
Secara blak-blakan, Rahman Pina menilai Pemprov Sulsel tidak serius merampungkan proyek strategis ini.

Ket.Gambar : Desain renovasi Stadion Mattoanging Makassar bertaraf internasional. Dua kali tender gagal, tender ketiga tak sudah tak jelas juntrungannya.(rep)
—————————————————–
“Rapat ini harus dilaporkan ke pak Gubernur Sulsel. Jangan seperti ini terus, tidak ada ujungnya, tender saja terus tidak ada hasilnya,” sentilnya.
Diketahui, di rapat sebelumnya, Ketua DPRD Sulsel Andi Kartika Sari mengkritik Pemprov Sulsel yang sangat lamban merampungkan pembangunan Stadion Mattoanging.
Dia khawatir pembangunan Stadion Mattoanging tidak akan mulai jika tender ketiga tidak segera dilakukan.
“Dari lelang pertama, kedua selalu gagal. Lelang ketiga seharusnya dipercepat agar segera dikerjakan karena waktu terus berjalan, tidak hanya habis di tender saja,” sorot Ina Kartika, Senin 6 Juli 2022.
Diingatkan, anggaran Rp 60 miliar yang telah disetujui untuk pembangunan awal hanya bisa digunakan tahun 2022 dan sudah menjadi Perda. (red)
KORLIP : Ngemba – Mansur – Anwar – Dirwan
EDITOR : Mustafa
Langsung ke konten














