banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
HUKRIM

ODGJ Tebas Warga dengan Parang Terhunus

506
banner 970x250 banner 970x250

Ket.Gambar : Suasana penangkapan yang dilakukan aparat kepolisian di rumah pemuda yang diduga stres. Beberapa orang warga ditebas parang.(rep)

banner 468x60

—————————————————-+

Insiden Berdarah di Pakkola Banggae Majene Sulbar

MEDIAKTUAL.COM – MAJENE :

Tergolong Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) alias stres, SR seorang pemuda yang berdomisili di Lingkungan Pakkola Kelurahan Banggae Kec.Banggae Majene Sulbar, membuat geger satu kampung, Ahaf 12 Desember 2021.

Tidak diketahui persis, apa yang menjadi pemicu hingga mengamuk bahkan menebas dan melukai beberapa warga dengan sebilah parang terhunus di tangannya.

Saking stresnya, aksi brutal itu menebas siapa saja warga yang mendekat di beberapa lokasi yang berbeda.

Sejumlah saksi di TKP menyebut, pelaku SR tak menduga akan nekat membacok warga yang secara kebetulan berpapasan di jalan.

Akibatnya, keluarga korban yang sempat ditebas rame-rame mendatangi dan mengepung rumah pelaku untuk memgamankannya.

Saat hendak ditangkap, personel kepolisian lengkap dengan senjata tampak kerja ekstra untuk meringkusnya karena berrsembunyi dan enggan turun dari rumah panggung miliknya.

Polisi pun sempat kelimpungan saat menggerebk lantaran pelaku bersikukuh tak mau menyerahkan diri, membuat aparat sempat mengeluarkan tembakan.

Informasi yang dihimpun, SR diduga stres karena pengaruh obat-obatan (Narkoba), sehingga dirinya nekad memarangi tiga warga dengan parang.

Kronologis,cerita warga,  bermula saat SR dari arah pekuburan Saleppa mendobrak dan merusak rumah warga yang dilalui sambil membawa parang yang sudah nongol dari sarungnya.

Ket.Gambar : Aparat keamanan Pberhasil meringkus dan menggelandang pelaku ke Kantor Polisi untuk menghindari amukan keluarga korban.(rep)

—————————————————–

Akibatnya, tiga warga terluka dan dilarikan ke RSUD Majene.

Mirisnya, salah seorang korban luka diketahui adalah anak mantan kepala lingkungan Pangali-Ali Majene.


Atas kesigapan polisi, akhirnya SR ditangkap.

Saat digelandang ke Kantor Pokisi, kondisi tubuh SR penuh dengan luka, yang diduga melukai dirinya sendiri.

Lurah Banggae Muhammad Saupa berharap, insiden maut yang nyaris merenggut nyawa itu tidak membuat warga terprovokasi  dan tetap menjaga suasana keamanan dan ketertiban yang kondusif.(r/emdonk/red)

Editor : Rukli R OmCos

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250