MEDIAAKTUAL.COM – MAKASSAR :
Beda wilayah beda aksi dan reaksi.
Ketika upaya penertiban PKL di beberapa tempat di Kota Makassar berjalan mulus, justeru di Jalan Satando di Kelurahan Tamalabba Kecamatan Ujung Tanah, diwarnai kericuhan, Kamis 26 Maret 2026.
Suasana kian gaduh, dipicu adanya pengerahan alat berat eskavator hingga dihadang ratusan warga, tepatnya di pertigaan Jalan Moh Hatta dan ujung Tol Reformasi.
Aksi saling dorong warga dengan petugas Satpol PP dibantu TNI- POLRI, pun tidak terelakkan.
Alat berat tersebut, dikerahkan untuk membongkar kios yang berdiri di atas saluran drainase.
Namun, warga khususnya para PKL justeru berontak dan mencoba naik ke ekskavator nanun cepat dihalau petugas keamanan
Enggan mengalah, massa melempar botol air mineral dan batu hingga menembakkan petasan ke arah petugas.
Melihat situasi kian memanas, Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti menemui perwakilan warga yang melakukan penolakan.
Hingga berita ini tayang, lokasi penertiban berangsur normal.
Meskipun, petugas keamanan masih tetap terlihat siaga mengantisipasi adanya aksi susulan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.(red)
KORLIP : Agusmeks – Andi Diffank
EDITOR : Saiful Ngemba
Langsung ke konten














