MEDIAAKTUAL.COM – GOWA :
Adanya peringatan dini pihak BMKG Wilayah IV Makassar, terkait cuaca ekstrem yang masih terus berlangsung, setidaknya memberi ‘warning’ bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.
Dan ternyata memang, fenomena cuaca ektrem itu berupa angin kencang disertai guyuran hujan, membuncah di wilayah Kabupaten Gowa Sulsel, Kamis 5 Februari 2026 dini hari.
Terjangan angin dahsyat yang bikin cemas dan rasa takut warga tersebut, merusak dan memporak-porandakan puluhan rumah penduduk di sejumlah titik lokasi.
Betapa tidak, salah satu lokasi paling terdampak bahkan terparah di wilayah Kecamatan Somba Opu, angin kencang bak puting beliung itu terjadi di Kelurahan Batangkaluku.
Kondisi tersebut, dibenarkan Lurah Batangkaluku HM.Jufri, S.Sos, dimana hampir sekitar 50 rumah warga mengalami kerusakan signifikan.
“Berdasarkan laporan yang masuk, rumah yang rusak terutama yang menggunakan atap seng, spandek maupun kanopi, jumlahnya sekitar 50-an lebih. Dan, paling terdampak dialami rumah milik Nursalam yang berada di Jln.Dr.Wahidin Sudirohusodo Lingkungan Karetappa. Setelah kami tinjau, kerusakannya memang sangat memprihatinkan. Sangat parah lantaran seluruh rangka atapnya terangkat-terbang berhamburan diterjang angin dahsyat yang muncul secara katastrofe atau tiba-tiba. Alhamdulillah, tragedi ini sudah kita sikapi dan melaporkan ke Pemda Gowa, melalui pihak Dinsos, BPBD, Pemerintah Kecamatan Somba Opu dan instansi terkait lainnya,” ungkapnya.
Guna meringankan beban hidup korban terdampak tersebut, diakui Lurah Batangkaluku yang dikenal responsif dan merakyat itu, pihaknya telah menerima sejumlah bantuan kebutuhan pokok darurat dari Dinas Sosial maupun dari BPBD Kabupaten Gowa.
Penyalurannya, diserahkan kepada keluarga terdampak dan diterima langsung di kediaman Ketua ORW/05 Kel.Batangkaluku.
“Paling tidak, bantuan ini bisa membantu meringankan kebutuhan hidup keluarga korban yang terdampak. Ini yang sangat diperlukan mengingat Bulan Puasa Ramadhan ini kebutuhan keluarga begitu banyak harus dipenuhi,” pungkas HM.Jufri.
Lurah berharap, dengan penyaluran bantuan ini dapat mempercepat proses pemulihan sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal seperti biasanya.
PEMRED : Ardi Tahir
Langsung ke konten














