banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
EKOBISPAR

Bulog Sulselbar Genjot Stok dan Distribusi Bahan Pokok

0
banner 970x250 banner 970x250

MEDIAAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Menghadapi dinamika harga pangan di Bulan Ramadan, Perum Bulog Kanwil Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) bergerak cepat dengan menggenjot persediaan dan distribusi bahan pokok.

banner 468x60

Manajer Pengadaan Bulog Sulselbar, Rahmatullah, memastikan ketersediaan beras dan minyak goreng dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta menjaga stabilitas harga.

Dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan bergerak cepat mengamankan pasokan pangan masyarakat, Minggu (1/3/2026), bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Mapolda Sulsel.

Rahmatullah merinci, total penguasaan beras pemerintah saat ini mencapai angka yang signifikan.akumulasi selama setahun, kurang lebih 501 ribu ton ditambah beras komersil 303 ribu ton.

“Saat ini,  total penguasaan kami mencapai 534 ribu ton per bulan pertama. Untuk bulan akhir, penguasaan kami meningkat menjadi 831 ribu ton,” ungkapnya.

Manajer Pengadaan ini mengatakan, tidak hanya beras, komoditas minyak goreng juga menjadi perhatian khusus.

Namun, sebut Rahmatullah, Bulog Sulselbar saat ini menguasai stok minyak goreng sekitar 1,2 juta liter.

Jadi, imbuhnya lagi, fokus utama Bulog saat ini adalah penyaluran bantuan pangan dan operasi pasar.

 Untuk alokasi bulan Februari hingga Maret, Bulog Sulselbar akan menyalurkan bantuan pangan dalam jumlah besar.

“Total PBT (Penerima Bantuan Pangan) yang akan kami salurkan untuk alokasi Februari-Maret sebanyak 1,1 juta PBT per bulan. Sehingga total untuk dua alokasi adalah 2,2 juta PBT,” jelas Rahmatullah.

Jumlah tersebut, ktanya,  setara dengan 22 ribu ton beras.

Ket.Gambar : Gubernur Sulsel memantau stok dan harga bahan pokok, khususnya beras dan minyak goreng di Pasar Terong Makassar, pekan kemarin.(SS)

———————————————

Sementara, untuk minyak goreng, kebutuhan yang harus disalurkan mencapai 4,4 juta liter untuk periode yang sama.Untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng sebesar 4,4 juta liter, Bulog tidak hanya mengandalkan satu pemasok. “Secara tradisional kami disuplai oleh TSL yang ada di Pasangkayu. Namun, kami juga sudah mendapatkan list produsen lain, yaitu dari Ilmar dan Sinar Mazdova. Total 4,4 juta liter ini diprediksi sudah bisa masuk pada bulan depan,” bebernya.

Salah satu tantangan yang diakui Rahmatullah adalah proses *repackaging* atau pengemasan ulang beras.

Pasalnya, Bulog saat ini mengubah kemasan beras dari 50 kilogram menjadi kemasan 10 kilogram yang lebih ramah untuk konsumen ritel.

Untuk penguasaan beras dan repackaging dari kemasan 50kg ke 10kg, dalam satu hingga dua pekan bisa selesaikan.

Namun untuk minyak goreng, aku Rahmatullah, memang sangat tergantung pada supply dari produsen.

Artinya, di setiap perbedaan wilayah, jarak, dan peran, ada satu hal yang menyatukan: komitmen untuk menjaga harapan bangsa. Di Bulan Ramadan ini, komitmen Perum BULOG tetap menjalankan tugas penyerapan gabah dan penguatan stok pangan hingga ke pelosok negeri, menghadirkan negara lebih dekat bagi petani dan masyarakat.

“Kami menyadari bahwa pengabdian bukan sekadar tentang bekerja, melainkan tentang menjaga kebersamaan, merawat kepercayaan, dan terus mengantarkan kebaikan dari hulu hingga seluruh penjuru Indonesia,” pungkas Manajer Pengadaan Rahmatullah.(r/red)

REDAKTUR : Mustafa

 

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250