banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
NASIONAL & MANCANEGARA

‘Negara Tidak Boleh Kalah Oleh Keserakahan’

0

Menteri Pertahanan Hadiri Bela Negara PWI

banner 970x250 banner 970x250

MEDIAAKTUAL. COM – BOGOR :

“Ancaman terbesar kita hari ini adalah kedaulatan ekonomi. Ada aktivitas usaha yang secara administratif terlihat legal, tapi dalam praktiknya justru merugikan negara,”.

banner 468x60

Hal tersebut, disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin, saat menghadiri Retret PWI di Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kemenhan Desa Cibodas,m  Kecamatan Rumpin Bogor Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).

Mantan ajudan Presiden Soeharto di era orde baru itu menyoroti, masih adanya kebocoran ekonomi yang terjadi akibat penyelundupan sumber daya alam, manipulasi perizinan, hingga penghindaran kewajiban kepada negara.

Akibatnya, terang Menhan, Praktik-praktik tersebut berdampak langsung pada penerimaan negara dan kesejahteraan masyarakat.

Mirisnya, ungkap Sjafrie bahwa kekayaan alam Indonesia dinikmati 10 orang pengusaha besar.

Dia mengklaim, memiliki data ada pengusaha yang menjalankan roda perusahaan berkedok legal, tetapi praktiknya malah merugikan negara.

Besaran kebocoran anggarannya pun, dangat fantastis, menembus Rp5 ribu triliun lebih.

“Ada 10 orang yang menguasai ekonomi kita, itulah data yang saya terima. Ada pengusaha-pengusaha tampil legal tapi tindakannya ada ilegal. Jadi kita mau fokus bahwa kedaulatan kita terancam oleh kedaulatan ekonomi,” tegasnya.

Sjafrie , yang merupakan Ketua Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) berkomitmen, akan menyikat semua perusahaan tambang ilegal yang beroperasi dengan mengeruk kekayaan alam Indonesia.

“Mungkin Bapak-Bapak pernah mendengar Satuan Tugas Penertiban Hutan, kita mengehentikan penyelundupan di Maluku dan lainnya. Ini karena kita lupa bahwa kita perlu menjaga kedaulatan negara, kedaulatan politik, ekonomi, dan kedaulatan wilayah,” tandasnya.

Untuk itu, Menhan mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya insan pers naungan PWI untuk membela negara dari ancaman ekonomi.

Pasalnya, saat ini, kedaulatan negara sedang diusik dari dalam.

Sjafrie mencontohkan, penyelundupan timah, sawit, dan hasil tambang pada era reformasi, sangat marak terjadi.

Ditegaskan, pada era Presiden Prabowo, permainan seperti itu tidak akan ditoleransi.

“Kalau ada niat dan ada kesempatan, terjadilah kerusakan. Ini yang kita bereskan. Negara tidak boleh kalah oleh keserakahan,” tukas Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri berdarah Makassar Sulsel itu.(bs/red)

KONTRIBUTOR : Andi Aspari

EDITOR : Mustafa

 

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250