MEDIAAKTUAL.COM – PANGKEP :
Cuaca ekstrem saat ini yang memicu gelombang tinggi, menjadi warning bagi masyarakat pengguna moda transportasi laut untuk lebih waspada dan berhati-hati.
Jika lalai dan nekat bepergian di tengah badai dahsyat, maka tragedinya identik yang dialami sebuah Perahu Jolloro bernama KLM Fitri Jaya.
Perahu malang milik Daeng Nasru itu, mengalami kecelakaan laut, saat berangkat dari Dermaga Pangkajene menuju Pulau Sarappo Kecamatan Liukang Tupabbiring, Sabtu (27/12) pagi
Tercatat sebanyak 11 orang penumpang, Nakhoda dan Anak Buah Kapal (ABK), dengan tujuan menyalurkan bantuan sosial di Pulau Sarappo.
Kepala Pelaksana BPBD Pangkep Akbar Yunus mengatakan, perahu ini membawa bantuan logistik beripa 40nsak semen dan 40 buah jamban.
Dikatakan, saat perahu tiba di perairan Pulau Podang-podang sekitar pukul 11.00 Wita cuaca tiba-tiba memburuk.
“Sekitar jam 11.00 Wita cuaca ekstrem terjadi di perairan Pulau Podang-podang yang menyebabkan kapal terbalik dan tenggelam,” terang Akbar.
Mengetahui tragedi tersebut, spontan warga Pulau Sarappo Lompo maupun Pulau Podang-podang membantu mengevakuasi korban Dermaga Pulau terdekat.
Dari insiden maut di perairan laut Kabupaten Pangkep itu, tercatat tiga orang penumpang tewas atau meninggal dunia.
Menjelang petang, tim SAR gabungan mengevakuasi tiga korban ke darat menggunakan KNP 496 KPLP Syahbandar Maccini Baji.
Berdasarkan data penumpang, dari Team LKC Sulsel yaitu Imran, Andi Mappasallang, Etty Permatasari, Siti Patimah, Nurlina dan Wulan Cahya.
Untuk, Petugas Puskesmas Sarappo: dan Kecamatan Liukang Tupabbiring yakni : Fitri Mubarak S.Sos , M.Si (Camat Liukang Tupabbiring), Awak Kapal, Bidan Darm, Dokter Gigi Nova dan Kapus PKM Sarappo Samiang, S.Kep.
Sementara, korban meninggal dunia yakni Camat Liukang Tupabbiring Fitri Mubarak, Ketua Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulsel Imran serta Bidan Desa Pulau Sarappo Darmayanti.
Sampai berita ini tayang, belum ada pihak atau lembaga berkompeten memberikan keterangan resmi atas kecelakaan laut yang meregang tiga nyawa itu.(bs/red)
KONTRIBUTOR : Durrahim
EDITOR : Saiful Ngemba – Haji Tajuddin
Langsung ke konten














