banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
PEMERINTAHAN

Pendidikan Takalar Ranking 23 di Sulsel, Waduh..?

0

Daeng Manye : Mutasi Ini Tak Ada Bayar-bayaran

banner 970x250 banner 970x250

MEDIAAKTUAL.COM – TAKALAR :

Memprihatinkan. Ternyata selama ini, rangking pendidikan Kabupaten Takalar berada pada peringkat 23 se-Sulsel.

banner 468x60

Kondisi itulah, setidaknya menjadi ‘PR’ besar bagi pemerintahan Firdaus Daeng Manye, bagaimana meningkatkan sektor pendidikan sebagai pondasi penting melahirkan SDM yang berkualitas.

Bupati pun menargetkan, tahun depan ranking Takalar ini harus naik keperingkat 15.

Obsesi tersebut, disampaikan Bupati Daeng Manye, di sela-sela pelantikan 19 Kepala SMP, 119 Kepala SD (138) dan 6 pejabat fungsional, berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati,  resmi dilantik oleh Bupati Takala, Selasa malam, 9 Desember 2025.

Prosesi pelantikan, dipenuhi sesak keluarga dan pendamping para pejabat, membuat para tetamu yang hadir rela antrian dan berasak-asak memenuhi ruang pola maupun di pelataran Kantor Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh proses pengangkatan dilakukan berdasarkan profesionalisme dan kompetensi.

“Ingat, jabatan kepala sekolah bukan sekadar memimpin administrasi, melainkan memastikan transformasi di lingkungan pendidikan,” ungkapnya.

Firdaus meyakinkan dan memastikan seluruh keputusan telah melalui pertimbangan objektif.

“Kepala sekolah adalah pemimpin perubahan. Sekolah yang dipimpin harus jauh lebih baik dari sebelumnya,” tegasnya.

Makanya, Bupati mengingatkan agar tidak ada arogansi jabatan dan meminta kepala sekolah menjadi pemimpin yang dipercaya, bukan ditakuti.

Daeng Manye pun menyoroti rendahnya kepatuhan beberapa sekolah dalam pengisian aplikasi laporan pendidikan yang menjadi dasar penilaian provinsi.

“Takalar masih ranking 23 pendidikan se-Sulsel. Tahun depan harus naik ke ranking 15,” pintanya.

Isu adanya pungutan liar  dalam mutasi inipun ditepis Bupati bahwa tidak ada biaya apapun, semua murni kompetensi.

Diakhir sambutannya, Firdaus mewanti-wanti Kepsek bahwa jangan karena sudah jadi kepala sekolah lalu nakut-nakuti guru.

“Jadilah pemimpin yang dipercaya, bukan yang ditakuti,” tandasnya mengingatkan.

Dikatakan, mutasi itu denyut nadi organisasi yang wajar. Bukan soal kita ditempatkan di mana, tapi apa yang bisa kita lakukan di tempat baru.

Turut hadir,  Wakil Bupati Takalar H.Hengky Yasin, Sekda Takalar Muhammad Hasbi, Plt Kepala Inspektorat Rusli, Kepala Dinas PU Budiar Rosal,  Kepala Dinas Perhubungan Sirajuddin Saraba, Kasatpol PP Abd Salam Gau dan undangan lainnya.(red)

KABIRO : Hamsar Arifuddin

EDITOR : Rahman Samad

banner 970x250 banner 970x250