MEDIAAKTUAL.COM – GOWA :
Terkait dengan adanya anggaran pendapatan biaya negara untuk pembangunan oplah ialah sejatinya untuk memakmurkan para petani.
Namun, terkadang ada oknum kelompok tani memanfaatkan anggaran negara untuk meraih suatu keuntungan.
Hal inilah, yang diduga terjadi dikampung Tangkeballa1 Desa Tanabangka Kecamatan Bajeng Barat Gowa yang dikelolah Rusli tengah menjadi sorotan publik,
Betapa tidak, berdasarkan dari hasil pantauan media ini, proyek oplah yang dikerja kelompok tani Tangkeballa 1 diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Pasalnya, material yang seharusnya dipakai untuk atap yaitu spandek namun pihak pelaksana justru mengabaikan juknis.
Selain itu, pihak pelaksana juga mengabaikan asas transparansi yang sebagai mana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, pasalnya disekitar proyek oplah tidak terpajang papan proyek.
Menanggapi hal itu, pemerhati anti korupsi angkat bicara, ini jelas sebuah kasus dugaan korupsi yang harus diusut tuntas,” ujar Amirullah, Sabtu 6 Desember 2025.
Dia berjanji, akan mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Sementara itu, pihak Rusli selaku pelaksana kegiatan belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini.(red)
REDAKTUR : Rahman Samad
Langsung ke konten














