MEDIAAKTUAL COM – MAKASSAR :
Dalam Islam, Ajal adalah waktu yang telah ditentukan Allah SWT untuk mengakhiri kehidupan di dunia.
Artinya, setiap manusia memiliki ajalnya masing-masing, yang tidak dapat dipercepat atau ditunda.
Fenomena seperti ini, setidaknya dirasakan Bpk.Dr.H.Azikin Solthan, M.Si, saat isteri tercinta Hj.Linda Azikin binti Abdullah, wafat pasca menjalani perawatan medis selama beberapa hari di RS.Siloam Jl.Metro Tanjung Bunga Kota Makassar Sulsel, Ahad 2 Nopember 2025.
“Namanya mati, pastilah kita semua ini akan kesana. Hanya, prosesnya begitu cepat. Waktu itu, Almarhumah masih dalam suasana berkabung, adiknya meninggal dunia di Jakarta. Saya juga tidak hadir karena lagi diopname di RS.Siloam. Nah, setelah dinyatakan sembuh, saya pulang kerumah. Esoknya, ibu datang dari Jakarta dan dijemput di Bandara. Dari situ, dia merasa kurang sehat dan minta diantar saja langsung ke RS Siloam. Hati saya mulai gundah dan cemas. Saya teleponlah anak-anak (Ilham dan Ondong), kalau bisa pakai kembali kamar saya (Suite Room). Yah…begitulah, setelah diobservasi di ruang ICCU dan sudah membaik, dibawa kembali dikamar yang pernah saya tempati. Saya sapa dan bercanda (menghibur) para penjaga, Almarhumah hanya menatap dan sesekali melirih dengan senyum. Selang beberapa lama, sekitar pukul 22.00 wita, tiba-tiba kondisinya drop dan kritis dan dibawa kembali di ruang ICU. Melihat kondisinya yang kritis dan dinyatakan stroke, saya duduk sejenak sembari berdoa, Ya Allah….Ya rabbi, Sembuhkanlah Hambamu, Engkaulah Penyembuh, Tiada Kesembuhan Kecuali Kesembuhan dari-Mu.
Tak lama kemudian, sekitar pukul 23.00 lebih, maut pun menjemput dan dinyatakan telah meninggal dunia,” cerita Azikin Solthan, dengan mata nanar dan nada yang terbata-bata penuh kesedihan.
Yang bikin terenyuh, saat Bupati Bantaeng periode 2008 -2018 itu disambangi Pemimpin Umum/Redaksi MEDIA AKTUAL (Cetak & Online) di kediamannya Jl.RSI Fasial XII, bahwa sebelum sang isteri tercinta menghembuskan nafas terakhir, dirinya sempat memberi isyarat dan tanda-tanda sebelum kepergiannya.
“Saya ingat betul, sudah terbaring memang, dia sempat minta pada Asisten Rumah Tangga (Elen) untuk mencuci horden besar yang terpasang di area kolam dan memasangnya kembali. Dalam mimpi saya pun, begitu banyak diperlihatkan tanda-tanda. Tapi, itulah ajal dan takdir manusia, Allah SWT telah memanggil dan lebih mencitai hambanya. Ahhh…terasa berat memang tapi tetap sabar dan ikhlas melepasnya. Semoga Husnul Khatimah,” harap Anggota Fraksi Gerindra DPR RI, H.Azikin Solthan, yang tengah duduk bermunajat diatas sandaran kursi goyang sofa minimalis warna coklat.
Sampai diakhir hayatnya, H.Azikin Solthan setia mendampingi Almarhumah selama 53 tahun lamanya dan dikaruniai empat orang anak yakni DR.H.Ilham Syah Azikin, Irma Azikin SE, MM, Iswan Azikin, SE dan Isna Azikin.
PEMRED : Ardi Tahir
Langsung ke konten














