banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
HUKUM & PERADILAN

Eksekutor ‘Bilqis’ Pernah Jual 3 Anak Kandung, Astaga?

0
banner 970x250 banner 970x250

MEDIAAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Tanpa niat mencela apalagi menjudge seseorang tapi melihat perbuatannya wow sangat kejam, alamak.

banner 468x60

Kenapa begitu, ya pastilah gegara terbelit kondisi ekonomi keluarga

Sri Yuliana (30), otak penculikan seorang balita di Kota Makassar Sulsel bernama Bilqis Ramadhani (4), yang berhasil diselamatkan dari kasus TPPO di pedalaman Suku Anak Dalam Kab.Merangin Jambi, hampir sepekan lamanya.

Mirisnya, dari empat orang tersangka yang kini meringkuk di jeruji besi, toh terkuak fakta baru jejak kelam Sri Yuliana.

Betapa tidak, Ana panggilan SY, ternyata pernah menjual tiga dari lima anak kandungnya sendiri.

Pengakuan tersebut, diungkapkan sendiri salah satu anak SY yang kini dititip di $umah Aman Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar.

Kepala DP3A Kota Makassar, drg. Ita Isdiana Anwar membenarkan informasi tersebut.

Dikatakan, perempuan berwajah sangar dan hitam kerempeng itu memiliki lima anak kandung, di mana dua anak kini berada di rumah aman, sementara tiga lainnya diduga telah dijual.

“Informasi ini dari anaknya sendiri yang tinggal di rumah aman, berusia 9 tahun dan 5 tahun. Katanya, tiga adiknya sudah dijual oleh ibunya,” sebut Ita.

Apakah info ini benar atau tidak, Kepala DP3A menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Hal lain, Konselor Hukum UPTD PPA Kota Makassar, Sitti Aisyah, mengungkapkan bahwa dua anak SY adalah anak-anak yang terekam CCTV saat penculikan Bilqis di Taman Pakui Sayang Jl.AP.Petta Rani, Minggu (2/11/2025) lalu.

Menurutnya, kedua anak tersebut dimanfaatkan oleh ibunya untuk mengelabui Bilqis agar mau ikut bermain, sebelum akhirnya dibawa pergi dan dijual.

“Dua anaknya tinggal serumah. Sedangkan, tiga orang anak lainnya tidak diketahui. Ayah kandungnya tinggal di Papua. SY tinggal sama pacarnya dan dua anaknya di tempat kosan,” terang Sitti Aisyah.

Yang menyayat hati, salah satu anaknya juga menjadi korban kekerasan seksual dari pamannya  di Makassar.

Terkait informasi tersebut, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana, mengaku belum mengetahuinya.

“Kami belum tahu itu. Dan kami nanti cari tahu. Setiap informasi akan dikembangkan,” tukasnya (bs/red)

KORLIP : Agusmeks

EDITOR : Saiful Ngemba / Mustafa

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250