MEDIAAKTUAL.COM – GOWA :
Proyek strategis Bendungan Jenelata Kecamatan Manuju Gowa Sulsel, tak kunjung ada kejelasan terkait pembebasan lahan milik warga.
Dari ketidakjelasan itulah, memicu aksi unjukrasa (Unras) ratusan warga dan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Manuju (Geram).
Aksi demo tersebut, berlangsung didepan pintu gerbang proyek pembangunan Bendungan Jenelata, Selasa (4/11/2025).
Kali ini, Kapolres Gowa AKBP.Muh Aldy Sulaiman turun langsung mengamankan unras, termasuk. kehadiran Kepala BPN Gowa Aksara Alif Raja.
BPN Gowa menyatakan, akan mempercepat pembayaran pembebasan lahan Bendungan Jenelata.
“Kami tidak menuntut banyak dan sangat mendukung pembangunan bendungan ini sebab kami sadar bahwa bendungan ini kelak demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gowa tetapi tolong kami diberikan informasi yang jelas tentang proses pembayaran pembebasan lahan ini,” desak Maslim, tokoh pemuda Manuju.
Hal senada, Kapolres Aldy Sulaiman pun mempertegas bahwa kehadiran polisi di sini bukan untuk menakut-nakuti tetapi untuk mengawal dan mengamankan penyampaian aspirasi.
“Kami hadir bukan mengadang, tapi mengawal. Sesuai arahan Bapak Kapolda Sulsel, kami diminta menjaga situasi dengan pendekatan yang humanis. Aspirasi masyarakat harus didengar dan kami akan mengawal penyampaian aspirasi dengan damai,” pungkasnya.
Sementara itu, BPN Gowa menyebut dalam waktu dekat ada pembebasan lahan 77 bidang dan hari Selasa depan akan segera dilakukan musyawarah bersama warga yang akan mendapat pembayaran. Kami berkomitmen mempercepat proses pembayaran seluruh lahan yang akan dibebaskan.(red)
KORLIP : Agusmeks – Muh Adnan
EDITOR : Mustafa
Langsung ke konten














