MEDIAAKTUAL.COM – MAKASSAR :
Sebal dan meresahkan. Itulah kekesalan tersibak dibenak para pedagang maupun konsumen, melihat aksi brutal preman yang kerap memalak di sepanjang area Pasar Kalimbu Jl. Veteran Utara Bontoala Makassar Sulsel, Jumat 25 Juli 2025.
Kali ini, dua pedagang sayur jadi korban penganiayaan yaitu Asrul dan Jumasing.
Terduga pelaku, selama ini dikenal sebagai Juru Parkir (Jukir) liar dengan cara memalak setiap kendaraan maupun meminta upeti sewa tempat lapak jualan.
Perawakan pelaku, seperti video yang viral dijagat maya, berbadan gempal dengan kulit kusam. Usianya pun sekitar 45 tahun.
Sumber di TKP mengatakan, saat korban berdiri disamping mobil pickup warna putih, tiba-tiba saja pelaku meminta uang parkir namun ditolak hingga terjadi cekcok yang berujung pemukulan.
Sekejap, orang-orang yang ada di seputar pasar pagi itu gempar dan menjadi tontonan gratis.
Ada yang berupaya melerai dan ada pula apatis melihat drama adu jotos sang preman versus pedagang sayur itu.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin menyatakan, pasca lenganiayaan korban telah melapor resmi dan polisi kini sedang memburu terduga pelaku.
“Benar, kami menerima laporan terkait penganiayaan terhadap seorang pedagang di Pasar Kalimbu. Kasus ini sudah dalam penyelidikan,” katanya
Menurut Wahid, insiden itu bermula dari permintaan uang parkir oleh pelaku kepada pedagang. Namun, karena korban menolak, terjadi adu mulut yang kemudian berujung pada kekerasan fisik.
“Pemicunya adalah permintaan uang jasa parkir yang ditolak. Mungkin terjadi kesalahpahaman, lalu pelaku menyerang korban,” bebernya.
Dikatakan, pihak kepolisian akan mengambil langkah tegas untuk menertibkan keberadaan juru parkir liar yang meresahkan di area publik.
Sementara itu, sejumlah warga maupun pengunjung pasar mengecam keras tindakan oknum preman yang kerap mengintimidasi atau memalak.
“Kami mengecam keras tindakan ini. Premanisme adalah kejahatan sosial yang tidak bisa dibiarkan tumbuh di ruang publik, apalagi di pusat ekonomi rakyat seperti pasar,” sorot seorang pengunjung.(red)
JURNALIS : Mansyur
KORLIP : Saiful Ngemba
Langsung ke konten














