MEDIAAKTUAL.COM – TAKALAR :
LSM Pembela Rakyat (PERAK) mendesak pihak Kepala Kejaksaan Negeri Takalar untuk menuntaskan beberapa perkara Dugaan Korupsi yang telah di laporkan, pada Kamis 6 Maret 2025.
“Kita berharap Kajari baru dapat memberikan atensi terhadap beberapa kasus yang mandek, yang sudah dilidik berbulan-bulan tapi belom ada hasil signifikan apakah sudah ditingkatkan statusnya ataukah masih berkutat di Proses Penyelidikan,” Kata Divisi Investigasi LSM Perak Rahman Samad, kepada media aktual Selasa (29/7/2025).
Aktivis yang aktif menyoroti beberapa Kasus di takalar ini menguraikan, Proyek sentra pembangunan UMKM ditiga titik yang ada digalesong dan Galesong Utara yang menelan anggaran hampir 10 miliyar yang mengunakan Dana Pinjaman Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2022 sangat merugikan masyarakat.
“Dimana Proyek yang seyogianya mendukung ekonomi lokal di daerah pesisir itu hingga sampai sekarang belum Pernah di fungsikan bahkan bangunannya sudah mengalami kerusakan,” Sorot Rahman.
Kedua, Rahman juga berharap Kasus terkait pengadaan Buku Pendamping di sekolah SD-SMP di Takalar harus mendapat perhatian serius oleh Kejari Baru. Beberapa Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) yang kabarnya telah dipanggil harus mendapat perhatian.
“Dua Kasus yang sempat menjadi viral di Takalar ini harus menjadi perhatian bapak Kejari Takalar yang baru, PERAK siap memberikan informasi yang berkaitan dengan kedua Kasus ini,” jelas Rahman.(red)
REDAKTUR : Muh Yusuf
Langsung ke konten














