MEDIAAKTUAL.COM – JAKARTA :
Lagi, Komisi IV DPR RI menggelar Rapat Kerja bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Raker terdebut, dihadiri langsung Menyeri KKP Sakti Wahyu Trenggono didampingi sejumlah pejabat teras di KKP, Rabu 2 Juli 2025.
Dari Fraksi Gerindra, Anggota Komisi IV DR.H.Azikin Solthan, M.Si.mengapresiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp13 Triliun dari praktek penangkapan ikan ilegal atau illegal fishing sepanjang 2020-2025.
Dikatakan, pihaknya mendukung KKP menyelesaikan 6 kapal asing ilegal dan 7 kapal lain yang masih dalam proses.
Meski begitu, dalam pernyataan Forum Komunikasi Nelayan Nusantara saat audiensi dengan Komisi IV DPR pada akhir Juni lalu, terkuak masih banyak kapal asing ditemukan, seperti di Laut Natuna Utara.
“Potensi kerugian negara yang diselamatkan dari kegiatan illegal fishing sebanyak Rp1,035 Triliun,” beber Azikin Solthan.
Hal krusial, pun diungkapkan Bupati Bantaeng periode 1998-2008, pihaknya mendukung upaya KKP menyelesaikan pembahasan obligasi terumbu karang atau model pendanaaan Indonesia coral rainbow sebagai obligasi hasil konservasi kelautan pertama di dunia.
“Konsep pendanaan ini pertama kali diperkenalkan oleh Sakti Wahyu Trenggono di sela acara forum konferensi kelautan di Perancis pada 13 Juni 2025,” ungkapnya.
Untuk itu, Azikin Solthan, meminta KKP untuk terus mengembangkan potensi perikanan di Sulawesi Selatan yang diperkirakan bisa mencapai 1 juta ton per tahun.
Legislator dari Dapil Sulsel 1 tersebut memaparkan, berdasarkan keterangan kantor wilayah direktorat jenderal perbendaharaan Sulsel bahwa sektor perikanan menjadi salah satu sasaran utama penyaluran Kredit Usaha Rakyat atau KUR selama beberapa tahun terakhir.
“Pada Januari-April 2025 mencapai Rp193,41 milliar KUR yang disalurkan kepada 3966 kreditur pada sektor ini,” sebut Azikin Solthan, yang pernah menjabat Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) periode 2005-2008.(bs/red)
KONTRIBUTOR : Andi Aspari
REDAKTUR : Mustafa
Langsung ke konten














