MEDIAAKTUAL.COM – GOWA :
Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Somba Opu Kab.Gowa, usai menggelar Musyawara Ranting, yang diawali dengan Rapat persiapan Musran pada Sabtu, 31 Mei 2025, berlangsung di Aula Kantor Pelayanan Bersama Kec.Somba Opu.
Hadir, sebagian besar Kepala SD yang merupakan KaMabigus disatuan kerjanya masing-masing
Hasil rapat tersebut, disepakat bersama bahwa pelaksanaan Musran dihelat pada Hari Rabu, 4 Juni 2025.
Adanya kesepakatan tersebut, hampir semua Kepala SD yang merupakan Kamabigus memajukan semua kegiatan sekolahnya dihari Selasa, 3 Juni 2025.
Belakangan, jadwal Musran itu tiba-tiba berubah tanpa ada koordinasi.
Pasalnya, ada oknum yang membuat undangan Musran dilaksanakan pada Selasa, 3 Juni 2025.
Akibatnya, banyak anggota Penuh Pramuka Ranting Somba Opu yang absen alias tidak hadir.
Yang menuai sorotan, kendati peserta tidak KUORUM, Musran tetap digelar dengan agenda pemilihan Pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kec. Somba Opu.
Anehnya, dalam Musran tersebut tidak ada Laporan Pertanggung Jawaban dari Pengurus Lama yang dinakhodai H.M.Yaris., S.Pd, M.Si, sebagai Ketua dan Irwan, S.Pd sebagai Sekretaris.
Lebih parah lagi, Pengurus Lama yang tanpa LPJ tetap melenggang untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Kwarran Somba Opu.
Dengan fenomena itu, sontak memicu kecurigaan dan dugaan adanya INTRIK tidak sehat dari oknum tertentu untuk memuluskan jalannya calon menuju Kakawarran Somba Opu untuk kesekian kalinya.
Beberapa Kamabigus di Kecamatan Somba Opu mengatakan, Musran kali ini dinilai sarat konspirasi, tendensius, CACAT PROSEDUR dan menciderai maruah organisasi Pramuka, khususnya Kwarran Somba Opu.
Pasalnya, hal yang dilanggar antara lain :
1. Tidak Ada LPJ dari Pengurus lama kemudian mencalonkan diri lagi.
2. Peserta Musran tidak Kuorum
3. Adanya indikasi kepentingan oknum atau golongan tertentu yang mengubah kegiatan yang telah disepakati Hari Rabu dimajukan ke Hari Selasa tanpa koordinasi.
Sementara diketahui, Kwarran Somba Opu adalah Barometer dan Model bagi gerakan pramuka di Kabupaten Gowa.
Dengan kondisi carut sengkarut hasil Musran tersebut, membuat banyak kalangan, khususnya pemerhati pramuka berharap dan mendesak agar dilakukan pembenahan dan penyegara sehingga maruah Gerakan Pramuka Kab.Gowa dibawah Kepemimpinan KAKWARCAB GOWA sekaligus BUPATI GOWA membawa INOVASI yang KREATIF.
Terkait hasil Musran yang kontroversial itu, Jurnalis MEDIA AKTUAL (Cetak & Online) berupaya mengonfirmasi kepada pengurus lama yakni Ketua HM.Yaris, di Sekretariat Kwarran Pramuka Somba Opu, namun tidak berhasil gegara jarang hadir jika tak ada kegiatan kepramukaan.(red)
Langsung ke konten














