banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
DAERAH

Komisi III DPRD Pinrang Responsif Sikapi Sampah di Pekkabata

10
banner 970x250 banner 970x250

MEDIAAKTUAL.COM – PINRANG :

Sebagai tindak lanjut kunjungan ke Komisi III DPRD Pinrang di Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Duampanua, terkait aduan warga soal tumpukan sampah yang menutupi sungai, disikapi serius dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang pihak-pihak terkait, Senin 26 Mei 2025

banner 468x60

Agenda RDP tersebut, dihelat di ruang rapat Massedi Ada, Kantor DPRD Pinrang.

Rapat di mpimpin Ketua Komisi III, Supardi, SE didampingi Anggota Komisi III lainnya yakni, Hj. Rusnah, SE, Hasnur Asikin, Andry Muliady, S.Sos, Drs.H.Muhammad Amir, Ilham dan A. Muhammad Fahmi Fahri. Turut hadir, Plt. Kadis Perkim-LH, DR. Syamsumarlin, Dinas Perindagem, Lurah Pekkabata, Rusli, Lurah lampa, Dely, dan Ketua TPS3R Pekkabata, Hairuddin.

Supardi, SE yang juga Ketua Fraksi Gerindra menyampaikan, sesuai pantauan di lapangan, memang sampah di Pekkabata sudah sangat memperihatinkan.

Dikatakan, yang terjadi bukan hanya tumpukan sampah tetapi sudah menutupi sungai yang bisa menyebabkan banjir.

Fatalnya, sampah itu menebar bau yang menyengat yang bisa menularkan penyakit dan mengganggu aktivitas warga sekitar.

Untuk itu, Supardi berharap, melalui RDP ini ada solusi terbaik mengatasinya.

Sementara, Hasnur Asikin, Anggota Komisi III yang juga legislator PKB dari dapil Kecamatan Duampanua-Cempa, pun menyampaikan unek-uneknya.

Menurutnya, jika tumpukan sampah tersebut tidak segera di benahi, Pekkabata bisa tenggelam, apalagi saat ini musim penghujan sehingga potensi banjir itu sangat besar.

“Saya berharap keseriusan pihak terkait menangani masalah sampah ini secepatnya. Jangan sampai masalah ini berlarut-larut tidak ada penyelesaian. Kasian masyarakat disana, sudah  bau busuk yang menyengat, juga bisa menjadi sumber penyakit bagi warga sekitar,” desak Hasnur Asikin.

Hal senada, Ilham, salah satu Anggota Komisi III yang juga legislator Partai Gerindra dapil Kecamatan Duampanua-Cempa mengungkapkan, berdasarkan informasi dari masyarakat di sana, tumpukan sampah yang ada saat ini terjadi karena kurangnya pengawasan dari pihak terkait.

Pasalnya, karena saluran pembuang ini pernah di keruk sebelumnya, namun hanya beberapa bulan saja saluran pembuangan kembali di penuhi oleh sampah.

Makanya, terang Ilham, perlu kolaborasi dari pihak-pihak terkait, dalam hal ini pemerintah setempat, Disperindag dan DLH agar supaya masalah sampah ini tidak selau berulang.

Keprihatinan lain, juga diungkapkan  H. Muhammad Amir, legislator Partai PAN dan Hj. Rusnah, legislator Partai Golkar.

Dia mendesak pihak-pihak terkait untuk segera menangani masalah sampah di Pekkabata.

Merespons desakan oara wakil rakyat itu, Plt. Kadis Perkim-LH Pinrang, Samsumarlin, mengakui masalah sampah di Pekkabata baru diketahui setelah ada penyampaian dari Anggota DPRD Pinrang.

“Saat ini, kami hanya punya 33 kontainer sampah, 5 amrol dan 9 dump truck, sehingga dalam melayani persampahan seluruh Kabupaten Pinrang sangat kewalahan.m,” ungkapnya.

Meski begitu, harap Samsumarlin, penanganan sampah di Pekkabata harus ada kolaborasi dan sinerjitadls semua pihak.

“Asal pemerintah setempat mau mengangkat sampah, kami  akan bawa ke TPA di Malimpung,” janjinya

Kesimpulan rapat, Ketua Komisi III DPRD Pinrang membacakan kesepakatan bersama yaitu :

 1. Untuk sampah masyarakat ditangani oleh pemerintah setempat (camat/lurah).

 2. Untuk sampah pasar, termasuk sampah yang ada di saluran pembuang, Disperindag dan jajarannya yang bertanggungjawab.

 3. Dinas Perkim-LH agar mengangkut sampah di Pekkabata ke TPA di Malimpung setelah diangkat oleh pihak-pihak terkait.

 4. Paling lambat hari Rabu, Tanggal 28 Mei 2025, Komisi III DPRD Pinrang sudah menerima laporan terkait penanganan sampah di Pekkabata.

 5. Agar pihak pemerintah setempat (camat/lurah/desa), termasuk pengelola Pasar Pekkabata, supaya mensosialisasikan ke masyarakat larangan membuang sampah di sungai.(red)

KABIRO : Muh Said

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250