MEDIAAKTUAL.COM – GOWA :
Program 100 hari kerja pemerintahan Bupati Gowa Husniah Talenrang dan Wabup Darmawansyah Muin, menunjukkan progres yang signifikan.
Meski, pembangunan diberbagai sektor belum terbenahi secara simultan namun hasil dan capaian yang dikebut sela lma kurun waktu 3 bulan, patutlah diapresiasi.
Begitupun sebaliknya, ada beberapa target yang dipacu pada program GOWA BERSAMA, implementasinya masih melambat bahkan terkesan stagnan.
Guna memastikan progres program 100 hari kerja itulah, Bupati Husniah Talenrang dan Wabup Darmawangsyah Muin bersama jajarannya melakukan evaluasi, dihelat di Baruga Karaeng Galesong, Senin 26 Mei 2025
Paparan hasil evaluasi tersebut, dipandu Sekda Gowa Andy Azis Peter.
Dikatakan, program 100 hari kerja adalah program yang singkat.
Meski begitu, Husniah Talenrang tetap berkomitmen untuk merealisasikan Program Gowa Bersama yang didalamnya ada lima item kegiatan yakni Gowa Bersih (Annangkasi), Gowa Cerdas (Caradde’), Gowa Sejahtera (Masunggu), Gowa Sehat (Salewangang) dan Gowa Aman (Masannang).
Dipaparkan Bupati Gowa, capaian program Gowa Bersih berhasil membersihkan 24 titik timbulan sampah dari target 28 titik dengan realisasi 85,71 persen. Kemudian 35 kantor perangkat daerah (100 persen), 3 rumah jabatan (100 persen), 1 ruang terbuka hijau (RTH) realisasi 100 persen, 18 rumah ibadah (100 persen), 1 kawasan rumah adat (100 persen), dan 28 titik aksi bersih lingkungan (100 persen). Termasuk bantuan penyediaan 40 tempat sampah dan 79 bank sampah dengan realisasi masing-masing 100 persen.
Untuk Program Gowa Cerdas, memberlakukan siswa untuk membaca Al-Quran sebelum memulai proses belajar mengajar, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA.
implementasi ‘Ayo Mengaji’ telah dilaksanakan di 883 sekolah yang terdiri dari 340 sekolah PAUD (10.748 murid), 423 SD (76.428 murid) dan 120 SMP (28.425 siswa).
Melalui program ini, telah meningkatkan jumlah murid/siswa yang lancar mengaji.
Selanjutnya, Program Gowa Sejahtera (Masunggu), Pemkab melakukan upaya pengurangan kantong kemiskinan ekstrem dengan menyediakan atau menata rumah dari keluarga miskin ekstrem (KME) yang layak huni.
“Pemerintah daerah berhasil melaksanakan intervensi dengan presentasi 100 persen dan berpotensi mengeluarkan 357 keluarga dari kemiskinan ekstrem,” sebut Husniah.
Dikatakan, bentuk intervensi yang dilakukan para OTA yakni bantuan pangan kepada 357 KK, bantuan kesehatan ke 347 KK, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 28 KK dari 33 KK target serta bantuan Adminduk kepada 31 KK.
Juga, bantuan pertanian budidaya kepada 259 KK dari 278 target KK. Kemudian memberikan bantuan usaha sektor peternakan kepada 75 KK dari 80 target KK, bantuan usaha perikanan kepada 23 KK, serta bantuan modal usaha kepada 27 KK dari 31 KK miskin ekstrem sebagai target.
Selain itu, bantuan bedah rumah sendiri kepada 13 rumah dari 112 target rumah dari (KME), perbaikan rumah layak huni kepada 36 rumah dari 68 target rumah yang tersebar. Termasuk pula memberikan bantuan pemasangan listrik gratis di dua rumah KME.
Untuk program Gowa Sehat (Salewangang), menitikberatkan peningkatan akses layanan kesehatan dasar masyarakat secara merata dan tanpa biaya dengan memberikan Pemeriksaan Kesehatan Dasar Gratis (PKDG) pada 26 Puskesmas.
Sementara, program Gowa Aman (Masannang) diwujudkan dengan kolaborasi bersama antara Pemerintah Kabupaten, Kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, hingga pemuda dan pelibatan langsung masyarakat umum.
Gowa Masannang ini, mendorong turunnya angka kerawanan atau kriminalitas.
Hasilnya, angka kriminalitas anjlok periode Januari hingga Februari 2025 terdata 298 kasus.
Sementara, di periode Maret dan April 2025 kasus yang tercatat hanya 242 kasus.
“Saya ingin menumbuhkan rasa gotong royong yang sejak lama hilang. Gotong royong ini harus menjadi kebiasaan kita seterusnya dan berkelanjutan,” harap Husniah Talenrang, Bupati perempuan pertama sejak terbentuknya pemerintahan di Kab.Gowa.
Turut hadir, jajaran Forkopimda, anggota DPRD Gowa, Kakan Kemenag Gowa, para pimpinan OPD, sejumlah pengembang, para media dan stakeholder lainnya.(red)
JURNALIS : Agussalim Meks
KORLIP : Muh Amir Gassing
KABIRO : Tetta Nyampa
Langsung ke konten














