MEDIAAKTUAL.COM – BANTAENG :
Jika proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) terbangun di Kabupaten Bantaeng maka Sulsel dipastikan terpenuhi dan bisa surplus dengan energi listrik.
Pasalnya, PLTB saat ini telah beroperasi di Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Jeneponto.
Akankah rencana PLTB tahun ini terbangun di daerah berjuluk Butta Toa.
“Insyallah, tidak lama lagi Bantaeng memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Bayu. Ini akan menjadi kabanggaan tersendiri bagi masyarakat,” ungkap Bupati Fathul Fauzy, usai menerima kunjungan Head of Land
Envision Group, Li Jiawei, di Kantor Bupati Bantaeng, Rabu, 12 Maret 2025.
Dikatakan, Envision Group merupakan perusahaan teknologi hijau terkemuka di dunia asal China. Perusahaan ini, berfokus penyedia Pembangkit Listrik Tenaga Bayu atau tenaga angin.
Uji Nurdin, begitu sapaan akrab Bupati mengatakan, pembangunan PLTB menjadi penting untuk Bantaeng.
Pasalnya. Bantaeng memiliki kawasan industri. Apalagi Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) telah ditetapkan Presiden Prabowo sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
“Manfaat PLT sangat banyak. Jadi icon dan menjadi tempat wisata kekinian. Selain itu, mengurangi emisi karbon, pastinya menciptakan lapangan kerja. Paling utama menjadi bagian penting KIBA,” terang Bupati termuda di Sulsel itu.
Hal lain, Kabid Pengembangan, Iklim, dan Penaman Modal Bantaeng, Fitriani mengatakan, PLTB Bantaeng akan memiliki kapasitas 60 MW dengan 12 turbin masing-masing berkapasitas 5 MW.
“Mereka juga akan menjadikan PLTB Bantaeng wisata kekinian dengan memberikan warna agar lebih menarik,” paparnya.
Ditambahkan, PLTB Bantaeng ini berlokasi di Dusun Parampangi Desa Bonto Maccini Kecamatan Sinoa.
“Met Mast atau Tower Pengukur Angin telah selesai. Sehingga tahun ini Envision Group menyiapkan lahan untuk pembangunan 12 turbin,” sebut Fitriani.(r/red)
KABIRO : Suarni M
REDAKTUR : Tajuddin Ngawing
Langsung ke konten














