MEDIAAKTUAL.COM – GOWA :
Upaya maksimalkan target dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memang menjadi ekspektasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Gowa.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mencetak secara massal Surat Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2025.
Bupati Gowa Husniah Talenrang, melaunching pencetakan massal, berlangsung di Kantor Bapenda Gowa, Jumat 14 Maret 2025.
Dikatakan, pencetakan massal ini merupakan bentuk tanggung jawab Bapenda dalam menggali potensi pendapatan daerah, khususnya di sektor PBB.
“Pencetakan massal PBB-P2 ini untuk menjaga seluruh potensi PAD yang ada. Kinerja Bapenda sudah sangat baik, tetapi kita terus mendorong peningkatan PAD guna mencapai kemandirian daerah di tengah efisiensi anggaran,” pintanya.
Husniah, Bupati perempuan pertama Gowa berharap, pencetakan massal ini dapat membantu mencapai target yang telah ditetapkan, sehingga PAD Gowa, khususnya dari sektor PBB-P2, mampu melampaui ekspektasi.
Disebutkan, kontribusi PAD pada sektor pajak berkisar 53,71 persen.
“Saya minta dengan adanya pencetakan ini maka seluruh jajaran pemerintah, mulai di tingkat kecamatan, kelurahan/desa harus mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam memenuhi kewajibannnya untuk taat membayar dan melunasi PBBnya,” harapnya.
Bupati Husniah, pun mengapresiasi langkah Bapenda atas pencetakan massal yang dilakukan.
Olehnya itu, adik kandung Kepala Kabaharkam Polri Komjen Pol Imran Fadil mengajak seluruh penyelenggaraan pemerintahan termasuk urusan bidang pendapatan dilakukan dengan tajuk “Gowa Bersama” yang melambangkan gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah serta masyarakat dalam membangun Kabupaten Gowa yang jauh lebih maju.
Sementara itu, Kepala Bapenda Gowa, Indra Wahyudi Yusuf mengatakan pihaknya mencetak sebanyak 450.161 lembar dengan target tahun 2025 ini sebesar Rp 52.642.067.674.
“Ini kita lakukan sebagai upaya percepatan dalam pengelolaan PBB-P2 Tahun 2025 dengan tujuan melakukan percepatan pendistribusian SPPT-P2 sehingga bisa segera melakukan penagihan PBB P2 dan pencapaian target pendapatan daerah dapat terwujud,” paparnya.
Indra menyebut, rencana penyelesaian pencetakan massal SPPT PBB-P2 yakni mulai hari ini hingga akhir Maret, dimana tarif PBB P2 Tahun Pajak 2025 ini sebesar 0,2 Persen sebagaimana yang diamanahkan dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Usai launching, dirangkaikan acara Buka Puasa Bersama.
Turut hadir, Wabup Darmawangsyah Muin, Sekda Gowa Andi Azis Peter, para pimpinan OPD dan para Camat se-Kabupaten Gowa.(red)
KORLIP : Muh Amir Gassing
REDAKTUR : Rukli R OmCos – Muh Yusuf
Langsung ke konten














