MEDIAAKTUAL.COM – BANTAENG :
Pemerintah, dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan dan merilis 77 Proyek Strategis Nasional (PSN).
Dari 77 PSN yang bakal digenjot dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) lima tahun tersebut, Provinsi Sulsel mendapat dua jatah.
PSN terdebut yakni Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) dan Kawasan Industri Huali Park Industri Luwu Timur.
Pentetapan pemerintah itu, disambut gembira Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin dengan aladan untuk mensejahterakan rakyat.
“Alhamdulilah. Saya mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi setingi-tingginya untuk Bapak Presiden Prabowo yang telah memilih Kawasan Industri Bantaeng jadi PSN,” kata Uji Nurdin.
Menurutnya, dengan ditetapkannya KIBA sebagai Proyek Strategis Nasional maka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bantaeng bakal meningkat.
“Dengan Dijadikan KIBA masuk sebagai PSN, tentunya investor-ivenstor akan berdatangan. Pendapatan Pemkab Bantaeng bertambah, serapan tenaga kerja tinggi, dan otomatis pertumbuhan ekonomi meningkat,” harapnya.
Hal lain, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah (Bappelitbanda) Sulsel, Setiawan Aswad mengungkapkan, Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) merupakan skala prioritas pemerintah pusat yang ditarget bisa selesai selama lima tahun ke depan.
“KIBA merupakan kawasan yang maju dari segi infrastruktur dan aktivitas pengolahan nikel. Pemenuhan kriteria itu menjadikannya lebih dulu terakomodasi dalam PSN dibanding lainnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas PM-PTSP Sulsel Asrul Sani menambahkan, geliat pertambangan nikel di KIBA sudah berlangsung progresif.
Apalagi, katabya, dengan 20 persen material nikel dapat diolah menjadi baterai bisa membuat KIBA sebagai pusat smelter baterai.
“Tahun lalu ada beberapa investor dari Inggris dan beberapa negara eropa yang melakukan penjajakan terhadap smelter Baterai di Bantaeng,” tukas Asrul Sani.(r/red)
KABIRO : Suarni M
REDAKTUR : Tajuddin Ngawing
Langsung ke konten














