MEDIAAKTUAL.COM – TAKALAR :
Setelah sempat tidak melakukan aktifitas selama setahun lebih, Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran Ekonomi (MGMP) Kabupaten Takalar menggelar pertemuan di Café Tootall Manongkoki Kabupaten Takalar, Sabtu 22 Februari 2025.
Pertemuan kali ini, dipimpin langsung oleh Ketua MGMP Ekonomi Kabupaten Takalar, Sahabuddin Rola didampingi Sekretaris Saiyed Husain, Wakil Sekretaris, Supriandi, Bendahara Nursamsi dan wakil bendaharan Nurwira serta pengurus dan anggota lainnya.
Suasana keakraban dan kekeluargaan mewarnai jalannya pertemuan.
Sahabuddin Rola mengatakan, pihaknya tidak ingin karena telah menjadi kepala sekolah menyebabkan organisasi atau komunitas tempat berkumpulnya para guru ekonomi SMA/SMK baik negeri maupun swasta di Kabupaten Takalar, mati suri atau mati total.
“MGMP Ekonomi Kabupaten Takalar sebagai komunitas belajar para guru ekonomi di kabupaten takalar diharapkan kembali mampu berperan sebagai wadah tempat belajar dan sharing ilmu pengetahuan terkait ilmu ekonomi dan akuntansi serta perkembangan kurikulum” harapnya.
Kepengurusan MGMP Ekonomi Kabupaten Takalar masa bakti 2021-2025 akan berakhir pada bulan Oktober tahun ini.
Sahabuddin Rola berharap, agar ketua yang terpilih nantinya mampu menggerakkan organisasi MGMP sehingga organisasi tersebut betul-betul menjadi wadah yang diharapkan dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak kampus dan lembaga pemerintah guna peningkatan kompetensi guru-guru ekonomi di Kabupaten Takalar.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas tentang pembentukan pengurus AGEI Kabupaten Takalar dan rencana keikutsertaan pengurus AGEI Sulawesi Selatan dalam kegiatan Kongres AGEI Pusat yang rencananya akan dihelat tahun ini.
“Pengurus Asosiasi Guru Ekonomi Indonesia (AGEI) Kabupaten Takalar telah terbentuk dan telah diserahkan kepada pengurus AGEI Sulawesi Selatan, ketua AGEI Kabupaten Takalar yaitu Hj. Haspiani yang sekarang menjabat Plt. Kepala SMKS YAPTA Takalar,” sebut Sahabuddin Rola
Sementara itu, Bendahara MGMP Ekonomi Kabupaten Takalar Nursamsi mengusulkan, agar pengurus dalam hal ini sekretaris mendata kembali guru–guru ekonomi di Kabupaten Takalar, baik guru ekonomi yang berstatus ASN maupun non ASN.(red)
REDAKTUR : Rahman S Kulle
Langsung ke konten














