banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
PENDIDIKAN

SDI 126 Kariango Maros Uji Coba Program MBG

17

Chaidir Syam : Bahan Pangannya Dari Budidaya Lokal

banner 970x250 banner 970x250

MEDIAAKTUAL.COM – MAROS : 

Pasca kedatangan Wapres Gibran Rakabuming Raka, memantau uji coba program Makan Bergizi Graris di Kecamatan Mandai, tahun 2024 kemarin, tampaknya ditindaklanjuti kembali Pemkab Maros Sulsel.

banner 468x60

Kali ini, penginisiasinya adalah Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Maros.

Pelaksanaan program MBG tersebut, digelar di SD Inpres 126 Kariango, Jumat 31 Januari 2025.

Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan,  program uji coba MBG di lokasi ini berbeda dari sekolah lainnya.

Pasalnya, seluruh makanan yang disajikan untuk para siswa, diolah oleh ibu-ibu Penggerak PKK di Kantor Desa Sudirman.

Bahannya pun, berasal dari budidaya lokal masyarakat setempat.

“Kalau yang ada selama ini, itu disiapkan oleh pihak ketiga. Nah, di sini semua makanan yang disajikan itu berasal dari desa ini dan diolah oleh ibu-ibu PKK. Bahan-bahannya juga dari sini semua,” ungkapnya.

Dikatakan, pelibatan masyarakat lokal memang sangat penting agar roda ekonomi bisa lebih dirasakan dampaknya.

Makanya kedepan, harap bupati, pihaknya akan terus mendorong seluruh Desa bisa melakukan hal yang sama, terlebih ada anggaran ketahanan pangan yang bisa menjadi sumber utama bahan pangan untuk program MBG ini.

“Kita bayangkan kalau semua desa melakukan hal yang sama. Saya yakin roda ekonomi kita di desa juga akan bergerak lebih maju. Nah, bahannya juga akan disiapkan melalui Desa di program ketahanan pangan,” harap Chaidir Syam.

Ditekankan, program ini sejalan dengan instruksi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yang mengharuskan ketahanan pangan desa untuk mendukung program makan bergizi gratis.

Selain, imbuh Bupati, untuk daerah-daerah terpencil, sedang dicari solusi agar program ini bisa segera berjalan.

“Apakah nanti dapurnya dipusatkan di desa atau ditangani oleh warga sekitar sekolah, itu akan kami lihat nanti,” tandasnya.

Yabg menarik dengan kegiatan ini, Apdesi memanfaatkan kantor desa sebagai dapur untuk menyiapkan makanan bergizi dan melibatkan Ibu-ibu PKK.

Chaidir menyebut, harga makanan yang disediakan juga sama dengan harga yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp10.000 per paket makan siang.

Juga, menu yang disajikan sudah memenuhi standar gizi yang dibutuhkan oleh anak-anak.

“Kandungan gizi pada menu makan siang ini sudah tercukupi. Dan tercatat, sudah sekitar 6.174 siswa dari 24 sekolah di Maros yang menerima manfaat  program MBG.

 

Ketua APDESI Maros Wahyu Febri didampingi Sekretaris Lenny Marlina, mengatakan, pada tahap awal program ini, sebanyak 400 paket makanan bergizi telah dibagikan kepada siswa di SD 126 Inpres Kariango.

Untuk bulan Ramadan, Apdesi juga tengah menunggu petunjuk teknis dari BGN (Badan Gizi Nasional) terkait pelaksanaan program ini.

Hadir, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Maros Gemilang Pagessa, Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, para pimpinan OPD, Camat, Lurah, Kades dan stakeholder lainnya.(red)

KABIRO : Mansyur

REDAKTUR : Mustafa

banner 970x250 banner 970x250