banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
DAERAH

BPBD Jeneponto Bangun Posko Siaga Bencana

36
banner 970x250 banner 970x250

MEDIAAKTUAL.COM – JENEPONTO :

Cuaca ekstrem yang membuncah sejak tahun 2024 lalu, mengakibatkan terjadinya bencana alam di sejumlah daerah di Indonesia.

banner 468x60

Tak terkecuali, beragam bencana itu juga dialami Kabupaten Jeneponto Sulsel.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto, Drs. Andi Patappoi, memyebutkan sepanjang tahun 2024, Kabupaten Jeneponto diterjang 96 bencana, dengan jumlah korban terdampak 4.842 jiwa. Sementara korban meninggal dunia 4 orang dan korban luka 3 orang.

“Sepanjang tahun 2024, Jeneponto diterjang bencana sebanyak 96 kali dengan jumlah korban terdampak 4.842 jiwa. Di antaranya, korban meninggal 4 orang dan luka 3 orang,” ungkapnya.

Andi Patappoi merinci, dari 96 bencana ini, paling banyak terjadi kekeringan yakni 36 dan kebakaran 21 kali.

Kemudian, disusul pohon tumbang 15, angin puting beliung 13, banjir 6, dan 5 kali bencana lainnya.

“Paling banyak bencana kekeringan dan kebakaran rumah lalu disusul sejumlah bencana lainnya,” terangnya.

Ket.Gambar : Salah satu wilayah di Jeneponto saat diterjang banjir dahsyat, akhir Tahun 2024 kemarin.(rep)

———————————–

Dikatakan, jumlah kerusakan rumah yang terdampak bencana sebanyak 92 unit.

Terdiri dari, kerusakan pada rumah sebanyak 81 unit dan 11 unit toko habis terbakar, dengan kategori kerusakan sebanyak 58 rusak berat, kemudian rusak sedang 7 dan 27 rusak ringan.

“Tahun 2024 lalu minim bencana longsor dan kebakaran lahan/hutan,”  papar Patappoi.

Untuk sebaran wilayah kecamatan terdampak bencana, Kecamatan Tamalatea salah satu wilayah paling banyak dilanda bencana yakni sebanyak 37 kali.

Setelah Tamalatea, baru disusul wilayah lain seperti Kecamatan Binamu 20, Arungkeke 9, Bangkala 8, Bontoramba 7 dan Kelara 6 kali bencana. Berikutnya Kecamatan Bangkala Barat, Rumbia dan Batang.

Untuk mengantisipasi terjadinya bencana,  BPBD Jeneponto membentuk Posko Siaga.

“BPBD membangun Posko Siaga di samping Kantor Satpol PP untuk mengantisipasi adanya bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan angin putin beliung,” ungkapnya.

Ditambahkan, pihak BPBD tetap berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terutama pemerintahan setempat dan berharap agar warga tetap waspada terhadap potensi bencana yang ada.

“Kami imbau masyarakat agar tetap waspada, karena saat ini wilayah Jeneponto secara umum sedang musim hujan, terutama di wilayah bantaran sungai,” tutur Andi Patoppoi mengingatkan.(red)

KABIRO : Andi Muh Syahrir Tahir

REDAKTUR : Tajuddin Ngawing

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250