MEDIAAKTUAL.COM – JENEPONTO :
Dua kabupaten di Sulsel, menjadi role mode alias percontohan Kampung Zakat yakni Bantaeng dan Jeneponto.
Peresmiannya, dilakukan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Waryono Abdul Ghafur didampingi Kakanwil Kemenag Sulsel H.Ali Yafie.
Kedua kampung itu adalah Desa Pattaneteang Kecamatan Tompobulu Bantaeng dan Desa Bangkalaloe Kecamatan Bontoramba.
Diharapkan, hadirnya Kampung Zakat tersebut akan menjadi wujud nyata peran zakat dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat.
Menyukseskan program tersebut, Untuk mendukung hal tersebut, tentu butuh kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat dan masyarakat menjadi kunci keberhasilannya.
Program Kampung Zakat merupakan kolaborasi antara Ditjen Bimas Islam Kemenag, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan pemerintah daerah.
Sasarannya, untuk menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan ekonomi umat khususnya di daerah Tertingga, Terdepan dan Terluar (3T).
“Kami berharap kedua desa ini menjadi mandiri secara ekonomi sehingga mampu meningkatkan kualitas hidupnya dan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujar Ali Yafie.
Khusus Kampung Zakat di Bangkalaloe, Penjabat Bupati Reza Faisal Saleh memberi apresiasi dan sangat mendukung sebagai upaya kita bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat
“Intinya butuh dukungan dari seluruh stakeholde. Artinya, ini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi akan terus berkelanjutan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Launching serupa telah dilakukan di Desa Kahayya, Kabupaten Bulukumba.
Hitung-hitung, di Sulsel ini sudah ada lima Kampung Zakat.
Hadir, Kasubdit Perizinan dan Evaluasi Lembaga Zakat dan Wakaf, Kasubdit Bina Kelembagaan dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Sulsel, Kakan Kemenang Jeneponto, Kakan Kemenag Bantaeng, Dandim 1410 Bantaeng, Ketua BWI Sulsel, pimpinan ormas, serta tokoh agama dan masyarakat.(red)
KABIRO : Andi Muh Syakhrir Tahir
EDITOR : Tajuddin Ngawing
Langsung ke konten














