MEDIAAKTUAL.COM – MAKASSAR :
Seharian hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kota Makassar, mengakitbatkan sejumlah ruas jalan utama maupun permukiman penduduk tergenang air, Ahad 15 Desember 2024.
Mirisnya, ditengah cuaca yang kurang bersahabat itu, membuat warga dibuat kelimpungan mengatasi luapan air yang merendam rumah mereka.
Kondisi itulah, setidaknya dialami sebuah rumah warga yang berada di Jalan Cilallang Jaya Kelurahan Buakana Kecamatan Rappocini Kota Makassar Sulsel.
Pasalnya, ditengah derasnya air hujan merendam lantai rumahnya, sang pemilik hendak mengaktif-fungsikan mesin pompa air.
Tak dinyana, colokan listrik atau sambungan kabel yang digunakan itu ditengarai masih basah terkena air.
Akibatnya, begitu colokan masuk sengatan listrikpun membuncah (kesetrum) dan refleks meregang nyawa.
Warga Cilallang yang menjadi korban kesetrum adalah dua orang bersaudara kandung yaitu H. Rahmatia Tola (Tia) dan Halim Rola (Halim).
Keduanya, sempat dilarikan ke RS.Grestelina untuk mendapatkan pengobatan medis.
Namun, tak begitu lama kabar duka pun tersebar luas, terutama di jagat maya (Medsos).
Rupanya, nyawa Halim bin H.Rola, pria yang berstatus duda dan telah dikaruniai dua orang anak itu, tidak tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia, Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun.
Sementara, kondisi kesehatan sang kakak Hj.Tia, kini berangsur membaik dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Meninggalnya Halim, sontak membuat keluarga dan kerabatnya terhenyak-serasa tidak percaya peristiwa itu berlangsung begitu cepat.
Namun, apa hendak dikata, yang namanya ajal, rezeki dan jodoh, segalanya adalah milik dan rahasia Sang Maha Pencipta, Allah SWT.
Saat jenazah datang, langsung disemayamkan didalam Masjid Nami’rraj lantaran kondisi rumah duka belum bersih dari air yang merendam.
Ket.Gambar : Kediaman Alm.Halim Rola, di Jalan poros Jalan Cilallang Jaya Kel.Buakana Rapoocini.(dok)
—————————————————
Esok harinya, 16 Desember 2024, jenazah lelaki kelahiran 11 Mei 1971 itu, di Sholati secara berjamaah.
Sepatah kata dari drg.H.Abd Djalil Usman, mewakili keluarga sekaligus pendiri Masjid Nami’rraj Cilallang mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan mendoakan Almarhum.
“Semoga dosa-dosanya terampuni, dilapangkan kuburnya dan segala amal-pahalanya dijabah oleh Allah SWT, Aamiin YRA,” harapnya.
Selanjutnya, jenazah diangkut mobil Ambulans menuju tempat pemakaman Jalan Buakana, tepatnya di belakang area Kampus Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar.(Diffank/red)
KORLIP : Saiful Ngemba
Langsung ke konten














