banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
PENDIDIKAN

Dosen Farmasi UMI Cegah Stunting Via Pemberdayaan Masyarakat

28

Terkait Perbuatan Permen Jelly Dari Serbuk Daun Kelor

banner 970x250 banner 970x250

MEDIAAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Sebagai salah satu perwujudan Tri Darma Perguruan Tinggi, kembali dosen Fakultas Farmasi UMI terjun ke masyarakat dalam melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat, Rabu, 23 Oktober 2024.

banner 468x60

Kali ini, desa tujuan pengabdian adalah Desa Pitusunggu Kecamatan Ma’rang Pangkep.

Kegiatan tersebut, mengangkat tema “Pemberdayaan Kelompok PKK Desa Pitusunggu Kecamatan Ma’rang Pangkep Melalui Pembuatan Permen Jelly Dari Serbuk Daun Kelor Untuk Mengatasi Stunting Pada Anak-Anak”.

Tim pengabdi ini, menyasar Desa Pitusunggu Ma’rang sebagai salah satu desa binaan Universitas Muslim Indonesia.

Adapun tim pengabdi dalam kegiatan ini adalah Dosen Fakultas Farmasi diantaranya Dr. Apt. Mirawati, Apt. Nurlina dan Apt. Hendra Herman dan dibantu oleh 3 dosen lainnya yaitu Nasrul Haq, Nurul Ilmi dan Apt. Aztriana  serta 4 mahasiswa Fakultas Farmasi UMI. Kegiatan tersebut, dihadiri oleh masyarakat Desa Pitusunggu dan juga perangkat desa, dimana masyarakat menyambut hangat kegiatan tersebut.

Metode pengabdian kali ini, berupa penyuluhan dilanjutkan pelatihan pembuatan permen jelly dari serbuk daun kelor secara langsung kepada masyarakat.

Selanjutnya, ditutup dengan diskusi dan tanya jawab yang diikuti dengan sangat antusias oleh seluruh peserta pengabdian.

Tema kegiatan ini, dipilih bukan tanpa alasan namun melihat sebagian masyarakat belum paham dengan benar mengenai stunting dan menganggap kejadian stunting bukanlah masalah dan bahkan sebagian besar mengannggap karena factor keturunan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta peran serta masyarakat dalam program pencegahan stunting dengan memanfaatkan tanaman berkhasiat di sekitar kita, salah satunya daun kelor yang banyak sekali tumbuh di Desa Pitusunggu, daun kelor memiliki banyak sekali manfaat dan gizi yang sangat baik bagi pertumbuhan anak, namun sangat sulit memberikan kepada anak-anak karena anak-anak cenderung menolak memakan sayuran, maka  dengan membuat dalam bentuk sediaan permen jelly dari  serbuk daun kelor, hal ini tentunya jauh lebih disukai  dan mudah untuk di konsumsi oleh anak-anak ” tutur Dr.apt.Mirawati, M.Si selaku ketua Tim pengabdi Fakultas Farmasi tersebut.

Peserta pengabdian mengatakan, pengetahuan mereka tentang bahaya stunting meningkat setelah kegiatan tersebut dan sangat berterimakasih karena juga mendapatkan ilmu bagaimana memanfaatkan tanaman daun kelor menjadi permen jelly yang bukan hanya baik bagi anak-anak di desa tersebut.

 Juga, memiliki manfaat ekonomis bagi masyarakat, mereka berharap kegiatan seperti ini lebih sering di adakan di Desa Pitusunggu ke depannya.(red)

REDAKTUR : Rahman S Kulle

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250