MEDIAAKTUAL.COM – MAKASSAR :
Tampil impresif dan elegan diatas panggung mengenakan baju warna biru muda, Paslon Nomor Urut 2, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin (Hati Damai), cukup memukau hadirin di acara Debat Kandidat Perdana, berlangsunf di Hotel Claro Makassar, Selasa (15/10/24) malam.
Paslon dengan Tagline “Gowa Lebih Maju dan Berkelanjutan” ini, tampak jelas menguasai materi terutama pemaparan visi-misi yang sangat rasional, terarah dan realistis.
Diapun mempertegas komitmennya melanjutkan pembangunan di Gowa.
Beberapa Akademisi dan maupun tokoh masyarakat menilai, visi-misi dan program yang ditawarkan Paslon Hati Damai menunjukkan mereka jauh lebih siap dengan rivalitasnya untuk memimpin Gowa.
Hebatnya lagi, paslon ini lugas mengurai dan tangkas menjawab pertanyaan para panelis maupun sesi tanya jawab antar paslon.
Ket.Gambar : Achmad Nur Daeng Malolo, tokoh pemuda Gowa dan salah satu Tim Pemenangan Paslon HATI DAMAI.(dok)
——————————————
“Setelah menyimak debat kandidat perdana ini, saya salut dan menilai program pro rakyat Paslon Hati Damai sangat realistis dengan kebutuhan yang diinginkan masyarakat Gowa saat ini. Mulai sektor pendidikan, pertanian, kesehatan, infrastruktur, pemberdayaan potensi kaum perempuan dan berkelanjutan, itu yang luar biasa. Mudah-mudahan, jika nanti Paslon Nomor Urut 2 ini terpilih maka semua program yang ditawarkan dapat direalisasikan. Dan saya yakin, itu akan dibuktikan mengingat HT-DM, orangnya sangat komit dan konsis,” ujar Achmad Nur Daeng Malolo, tokoh pemuda Gowa sekaligus menjadi salah satu Tim Pemenangan Hati Damai.
Lebih fenomenal lagi, katanya, Paslon Hati Damai menjanjikan program bantuan perlengkapan sekolah berupa seragam gratis bagi siswa baru SD dan SMP dan Ambulans Gratis: antar jemput pasien gawat darurat (Puskesmas).
PrPgram lainnya, sebut Daeng Malolo, penyiapan dan penjaminan ketersediaan benih, pupuk dan pestisida bagi petani, bantuan peralatan usaha bagi pelaku UMKM, perempuan dan penyandang disabilitas.
Selain itu, peningkatan insentif RT/RW, imam desa/kelurahan, dusun, lingkungan, guru mengaji, kader Posyandu, PPKBD dan sub PPKBD.
Peningkatan tambahan penghasilan pegawai bagi ASN, peningkatan kapasitas bagi tenaga pendidik dan kesehatan, serta pemberdayaan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, maupun sanggar seni, serta merealisasikan program makan gratis bergizi di kalangan pelajar.(red)
JURNALIS : Agussalim Meks
KORLIP : Muh Amir Gassing
Langsung ke konten














