MEDIAAKTUAL.COM – MAKASSAR :
Masa bertugas di tanah kelahirannya di Sulsel, terbilang cepat.
Hitung-hitung, pasca dilantik pada Desember 2023 kini kembali dimutasi pada September 2024.
Itulah perjalan karir Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, yang mendapat mutasi ke Palembang sebagai Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel).
Posisinya, digantikan oleh Irjen Pol Yudhiawan Wibisono, yang sebelumnya adalah Kapolda Sulawesi Utara.
Bahkan, Yudhiawan Wibisono sempat menjabat sebagai Dirkrimsus Polda Sulsel dan Kapolrestabes Makassar.
Mutasi itu tertuang dalam surat bernomor ST/2098/IX/KEP/2024. Surat mutasi ini beredar sejak malam tadi.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto membenarkan adanya mutasi Irjen Pol Andi Rian tersebut.
Karier Irjen Andi Rian melejit, ketika berhasil menangani berbagai kasus kriminal saat menjabat Wadirtipidum Bareskrim Polri tahun 2020.
Selanjutnya, dimutasi menjadi Karokorwas PPNS Bareskrim Polri.
Berselang beberapa lama, perwira tinggi penyandang dua bintang dipundak itu kembali dipindahtugaskan ke Dirtipidum Bareskrim Polri.
Saat di Bareskrim Polri inilah Andi Rian ikut menangani kasus pembunuhan berencana oleh Ferdy Sambo.
Dia terlibat dalam tim penyidik yang dibentuk oleh Jenderal Sigit dan dipimpin oleh Wakapolri Komjen Gatot Pramono.
Yang dipertanyakan publik, kok Irjen Pol Andi Rian begitu cepat dimutasi di tengah bergulirnya hiruk-pikuk tahapan Pilkada Serentak 2024 ?
Beragam persepsi pun berhembus di tengah masyarakat.
Ada yang menilai, Mutasi Kapolda Sulsel itu terkait di tengah adanya dugaan intimidasi Terhadap oknum Wartawan Heri Siswanto, beberapa waktu lalu.
Disisi lain, berhembus kabar bahwa dimutasinya menjadi Kapolda Sumsel karena memang kompetensinya sangat dibutuhkan.(red)
KORLIP : Saiful Ngemba
REDAKTUR : Rukli R OmCos
Langsung ke konten














