banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
HUKRIM

Polisi Cokok 4 Pemuda Ancam Busur di Mawang

31
banner 970x250 banner 970x250

MEDIAAKTUAL.COM – GOWA :

Gegara terlibat aksi penyerangam pakai busur di Perumahan Zarindah Regency Mawang Jl.Macanda Kelurahan Romangpolong Somba Opu Kabupaten Gowa Sulsel, membuat emat orang pelaku berhasil dicokok polisi, pekan lalu.

banner 468x60

Para pelaku mencoba menghilangkam jejak, namun aksinya terekam kamera CCTV sehingga memudahkan polisi melakukan penyelidikan.

Kasus teror busur tersebut, dibenarkannl Plt Humas Polres Gowa, Ipda Udin Sibadu.

“Dari empat pelaku kita sudah amankan,” ungkapnya.

Dari penyelidikan Aksi teror busur lewat CCTV, tampak segerombolan pemuda mengendarai sepeda motor.

Ada yang sendirian dan berboncengan, lalu turun dari motornya dan membentangkan busur kepada anak perempuan yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Anak perempuan tersebut, duduk bersama orang tuanya bernama Mansur Dg Tayang di pos perumahan tersebut.

Seketika Mansur Dg Tayang dan anaknya lari terbirit-birit menyelamatkan diri.

Sedangkan seorang pemuda memakai jaket hijau dan masker putih memburu Mansur Dg Tayang dan anaknya.

Dari tindak kejahatan itu, membuat warga perumahan ketakutan dan dibuat resah.

Ketua RT setempat, Muhammad Saleh mengaku mengetahui penyerangan itu lewat rekaman CCTV.

Dipredikasi, sekitar lima motor remaja saling berboncengan tiba-tiba datang.

“Tidak nalepas panah busurnya cuman satu orang sempat masuk mengejar ke dalam perumahan,” terangnya.

Diakui Ketua RT, aksi penyerangan dengan busur memang kerap terjadi di lokasi itu.

Pemicunya, kata dia, biasanya karena terjadi cekcok antar kelompok pemuda.

Terparah, sebut Ketua RT, beberapa waktu lalu pernah ada korban seorang bocah anak dari penjual ayam di daerah setempat.

“Pernah dulu ada korban anak-anak kena panah busur dan pernah juga orang terkena busur tangannya. Untuk yang kemarin tidak adajikorban,” katanya.

Dari kasus seperti ini, polisi meminta masyarakat tidak takut untuk cepat melaporkan jika ada terjadi hal serupa.(r/red)

JURNALIS : Agussalim Meks

KORLIP : Saiful Ngemba

 

 

banner 970x250 banner 970x250