banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
POLITIK

Kolom Kosong Pilgub, Pertanda Bencana Politik di Sulsel

51

Kandidat ASS Versus Danny Bakal Head to head

banner 970x250 banner 970x250

MEDIAAKTUAL.COM – MAKASSAR :

Estimasi sebagian masyarakat, bakal terjadi pertarungan Kolom Kosong (Kotak Kosong) pada Pilgub Sulsel 2024, memantik persepsi beragam di tengah masyarakat.

banner 468x60

Tak terkecuali,  Anggota DPD RI Ajiep Padindang, pun angkat bicara.

Bahkan, wacana Kolom Kosong Pilkada itu menjadi tema sentral pada acara dialog bersama Forum Wartawan Senior Golongan Lanjut Umur (Glamur), dihelat di Cafe Kanrejawa Jl.Hertasning Baru Makassar, Rabu 31 Juli 2024.

Secara tegas, Senator Sulsel itu , jika terjadi kotak kosong karena adanya klan yang ingin berkuasa maka demokrasi di Sulsel tidak akan sehat.

“Kalau kotak kosong terjadi karena klan dan betul-betul terjadi di Pilgub maka ini sebuah bencana politik di Sulsel,” katanya.

Keprihatinan Ajiep, bukan tanpa alasan.

Pasalnya, jika melihat baliho yang tersebar di berbagai sudut kabupaten kota, tampak begitu banyak figur dan kader partai yang layak untuk maju di Pilgub.

Makanya, terang Ajiep, jika pada akhirnya nanti terjadi pertarungan kolom kosong maka sistem yang terbangun identik dengan demokrasi liberal.

Sementara, katanya, Demokrasi Liberal salah satu bentuk sistem demokrasi seharusnya tidak tumbuh lagi di era reformasi.

Meski begitu, imbuh mantan Anggota DPRD Sulsel itu, bahwa kotak kosong memang sah menurut aturan.

Bahkan, jelas Ajiep, di jaman era pemilihan langsung tidak mengenal calon tunggal dan itu bisa dilakukan melalui rekayasa politik dan bisa demokratis.

“Tapi sekarang bisa bisanya partai tidak mengajukan kadernya padahal banyak yang siap bertarung. Ini Contoh bukan demokrasi yang sehat. Yang namanya demokrasi sehat kalau lebih dari satu pilihan,” pungkasnya.

Dikatakan, skenario kotak kosong akan sangat merugikan, apalagi jika terjadi kemenangan kotak kosong itu hanya akan membuang banyak anggaran.

Untuk diketahui, syarat pencalonan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sebesar 20 persen atau minimal 17 kursi dari 85 kursi di DPRD Sulsel.

Partai NasDem satu-satunya partai yang bisa mengusung pasangan calon tanpa koalisi.

Dan, itulah yang mempermulus langkah Bapaslon Andi Sudirman Sulaiman (ASS) dan Fatmawati Rusdi.

Diyakini,Paslon ASS dan Fatma akan diusung Koalisi gemuk, diantaranya NasDem, PAN, PKS, Demokrat, Golkar, PSI dan terakhir Gerindra.

Belakangan terkuak, ditengah kekhawatiran akan terjadi kontestasi Kolom Kosong justeru bakal melenceng gegara kandidat balon Moch Ramdhan ‘Danny’ Pomanto diberitakan tetap maju.

Pasalnya, diawal Agustus 2024, pekan lalu, Walikota Makassar berhasil menggaet parpol pengusung dengan melebihi jumlah kursi parlemen yakni, PDIP, PPP dan PKB.

PEMRED : AM.Sukardi Tahir

banner 970x250 banner 970x250