Pemda Bantaeng dan Satlantas Kurang Responsif ?
MEDIAAKTUAL.COM – BANTAENG :
Pantai Seruni, yang selama ini menjadi ikon wisata dan sentra jajanan kuliner di Kota Bantaeng, menuai sorotan publik.
Pasalnya, salah satu venue atau pelataran parkir kendaraan pengujung di sebelah barat (Baca: Lapangan Hitam), toh kini sudah berubah fungsi menjadi ajang balapan dan freestyle motor(standing) bagi kalangan milenial maupun orang dewasa.
Ironisnya, aksi-aksi freestyle motor yang itu sengaja menggunakan knalpot racing (brong) yang membuat telinga mendesing tajam.
Deru suara motor yang brrderit tidak ketulungan itu, rutin terlihat pada Hari Rabu dan Ahad di Lapangan Hitam.
Kebisingan itulah, mengusik dan sangat menggangu ketenangan warga yang tinggal disekitar Jl.Seruni.
“Aktraksi balap dan ugal-ugalan ini sudah lama dikeluhkan warga. Kita semua mendukung namanya balapan sebagai wadah penyaluran bakat atau hobi bagi kaum muda. Sayangnya, tempat ini bukan sirkuit balapan karena area pemukiman penduduk. Siapapun pasti kesal dan dongkol karena sudah beberapa tahun ini dilakukan pembiaran. Parahnya, keluhan warga kurang direspon Pemda maupun Satlantas, bahkan saling lempar tanggungjawab. Inikan lucu sementara warga tidak bisa tidur karena suara-suara motor ini,” sorot seorang warga Jalan Seruni, yang enggan ditulis namanya.

PJ Bupati Bantaeng Andi Abubakar dimintai tanggapannya mengatakan, arena Lapangan Hitam yang diperuntukkan untuk parkir VIP bagi tamu yang datang, kemudian berubah jadi sirkut balapan, memang salah dan tidak layak.
Menurutnya, harus disiapkan lahan atau tempat latihan agar tidak mengganggu kenyamanan dan ketenangan warga sekitar.
Sayang, harapan bupati itupun berlalu begitu saja tanpa ada warning dan tindakan di lapangan.
Hal senada, juga diungkapkan Kasat Lantas Polres Bantaeng AKP Agus Salim mengakui jika aktivitas balapan di Lapangan Hitam memang tidak ada ijin.
Mestinya, kata dia, jika ada latihan disitu tolong pihaknya dihubungi.
Yang disesalkan, sejumlah keluhan warga ini tak digubris.
Lantas siapa pihak yang berkompeten menertibkan aktivitas aksi-aksi motor brong di Lapangan Hitam Seruni itu?(red)
JURNALIS : Suarni M
EDITOR : Rahman S Kulle
Langsung ke konten














